• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pemkab PPU Gencarkan Edukasi Pola Makan B2SA, Dorong Pembentukan Generasi Emas Sejak Dini

30/04/2025
in PENAJAM
0

Pemkab PPU terus melakukan sosialisasi program makan siang gratis.(ilustrasi)

563
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam  – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengintensifkan edukasi pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai upaya membentuk sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU, Mulyono, menjelaskan edukasi tersebut dilakukan menyeluruh mulai dari desa, kelurahan, hingga sekolah. Konsep B2SA dipandang lebih relevan dibanding pola makan lama, yaitu Empat Sehat Lima Sempurna, yang dinilai tak lagi sesuai dengan kebutuhan gizi masa kini.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa satu piring makan seharusnya tidak hanya berisi nasi dan lauk, tetapi juga mengandung sayur, buah, serta makanan yang aman dan bergizi,” ujar Mulyono saat ditemui, Senin (29/4/2025).

Ia menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan makan sehat sejak usia dini untuk mencetak generasi berkualitas. Menurutnya, kesadaran gizi pada anak-anak sekolah masih perlu ditingkatkan.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Dinas Ketahanan Pangan juga melakukan pengawasan terhadap jajanan sekolah bekerja sama dengan guru dan kepala sekolah. Langkah ini bertujuan memastikan makanan yang dikonsumsi siswa bebas dari bahan berbahaya seperti boraks dan pewarna tekstil.

“Pedagang kantin sekolah kami minta untuk jujur dan hanya menjual makanan yang aman. Pembinaan dan pengawasan rutin terus kami lakukan,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada aspek gizi, Dinas Ketahanan Pangan PPU juga berencana meluncurkan program kantin kejujuran yang menyasar siswa sekolah dasar. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter anak sejak dini.

“Program ini masih dalam tahap perencanaan karena keterbatasan anggaran. Namun kami tetap berkomitmen untuk merealisasikannya di masa depan,” tambah Mulyono.(adv/kominfoppu)

SendShare34
Next Post

Dinas Ketahanan Pangan PPU Fokus Efisiensi Program Prioritas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.