• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pemkab Penajam Bangun Rumah Singgah untuk Orang Terlantar, Anggarkan Rp600 Juta dari APBD 2025

30/04/2025
in PENAJAM
0

Kepala Dinas Sosial PPU, H. Saidin.(ist)

534
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan membangun rumah singgah sebagai tempat penampungan sementara bagi orang terlantar yang tidak memiliki tempat tinggal, identitas, atau keluarga. Pembangunan ini didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar Rp600 juta.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Kepala Dinas Sosial PPU, H. Saidin, mengatakan bahwa rumah singgah tersebut akan dibangun di kawasan Kilometer 4 Nenang, tepatnya di area belakang Lembaga Pemasyarakatan Penajam, di atas lahan milik pemerintah daerah seluas lebih dari 30 hektare.

“Untuk tahap awal, kami akan memanfaatkan sekitar dua hektare untuk rumah singgah dan fasilitas sosial lainnya. Bangunan utamanya seluas 79 meter persegi, cukup untuk menampung sementara warga yang masuk kategori orang terlantar,” ujar Saidin, Rabu (30/4/2025).

Proyek ini kini memasuki tahap perencanaan dan lelang. Pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada 2025 dan diperkirakan rampung dalam waktu tiga bulan.

Rumah singgah ini dirancang sebagai fasilitas transit sementara, di mana orang terlantar akan menerima asesmen sosial dari tenaga profesional Dinas Sosial. Mereka akan diidentifikasi, ditelusuri asal usulnya, dan diberi layanan dasar sebelum dipulangkan atau diarahkan ke layanan sosial lanjutan.

“Fasilitas ini akan menjadi tempat aman bagi mereka yang berada dalam situasi krisis sosial, sambil kami cari solusi jangka panjang, baik pemulangan ke keluarga maupun intervensi lainnya,” jelas Saidin.

Pembangunan rumah singgah ini menjadi bagian dari strategi penguatan sistem perlindungan sosial di PPU, yang saat ini tengah menghadapi tantangan peningkatan mobilitas penduduk sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dinsos PPU berharap keberadaan rumah singgah tidak hanya menyelesaikan persoalan darurat sosial, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi program rehabilitasi, reintegrasi, dan pemberdayaan sosial yang lebih menyeluruh.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Dari Laboratorium ke Kampung Tahfidz: Kiprah Najah Sholehah Menyatukan Ilmu dan Iman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.