lingkaranberita.com, PENAJAM —Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik dengan pendekatan yang lebih efisien dan modern. Kepala Dishub PPU, Alimuddin, menyampaikan bahwa rencana renovasi terminal akan difokuskan pada efisiensi ruang dan fungsi, bukan pada besarnya bangunan.
“Terminal itu tidak perlu besar. Yang penting modern, bersih, tertib, dan nyaman bagi penumpang. Sekarang sudah banyak masyarakat yang menggunakan angkutan online, jadi kita harus menyesuaikan dengan kebutuhan zaman,” ujar Alimuddin saat ditemui di Kantor Dishub PPU, Senin (22/4/2025).
Menurutnya, tren penggunaan transportasi umum mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Keberadaan ojek online, taksi online, serta kendaraan pribadi yang semakin dominan membuat fungsi terminal konvensional perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini.
Konsep Terminal Modern: Terintegrasi, Ramah Lingkungan, dan Digital
Dishub PPU berencana melakukan penataan ulang terminal-terminal di wilayah PPU dengan konsep yang lebih terintegrasi dan ramah lingkungan. Renovasi tidak hanya menitikberatkan pada fisik bangunan, tetapi juga pada pelayanan dan kenyamanan pengguna.
Alimuddin menegaskan, terminal yang akan direnovasi akan dilengkapi dengan:
• Fasilitas digital seperti papan informasi elektronik, sistem tiket elektronik, dan pemantauan CCTV.
• Ruang tunggu nyaman dengan fasilitas umum seperti toilet bersih, musala, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
• Area khusus transportasi online yang terorganisir agar tidak bentrok dengan angkutan umum konvensional.
Penyesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat
“Sekarang bukan zamannya terminal besar tapi kosong. Lebih baik terminal itu aktif, multifungsi, dan punya ekosistem transportasi yang tertata. Kami akan melibatkan semua stakeholder, termasuk sopir, pengusaha angkutan, dan masyarakat pengguna jasa,” katanya.
Dishub PPU juga membuka ruang dialog dengan para pelaku transportasi untuk menampung aspirasi sebelum renovasi dilakukan. Terminal tidak hanya menjadi titik naik-turun penumpang, tetapi juga simpul pelayanan transportasi yang efisien dan representatif.
Alimuddin menyebut bahwa konsep terminal minimalis-modern akan menjadi acuan perencanaan ke depan.
Dengan pendekatan yang adaptif dan modern ini, Dishub PPU berharap keberadaan terminal bisa kembali menjadi simpul penting dalam sistem transportasi daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui mobilitas yang nyaman, aman, dan terjangkau.(adv/kominfoppu)