Lingkaranberita.com, Penajam – Di tengah transformasi besar yang tengah berlangsung di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen untuk memperkuat sektor kesehatan melalui pendekatan inovatif dan berbasis teknologi.
1. Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar dan Masyarakat
Dinas Kesehatan PPU meluncurkan kembali Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang menyasar pelajar dan masyarakat umum. Mulai Juli 2025, sebanyak 165 sekolah di wilayah PPU akan dijangkau oleh program pemeriksaan rutin yang dilaksanakan langsung oleh petugas puskesmas. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan skrining kesehatan lainnya. Siswa yang terindikasi memiliki gangguan kesehatan serius akan langsung dirujuk ke rumah sakit mitra untuk ditangani lebih lanjut.
2. Aplikasi SatuSehat: Layanan Kesehatan Digital untuk Semua
Inovasi lain yang diperkenalkan adalah aplikasi SatuSehat, yang memungkinkan warga untuk mendaftar pemeriksaan gratis yang dijadwalkan pada hari ulang tahun mereka. Aplikasi ini juga menyediakan kemudahan dalam pendaftaran dan pengelolaan data kesehatan warga, serta mendukung pencatatan riwayat medis, hasil pemeriksaan, hingga pengingat layanan berkala. Dengan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi, pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien, cepat, dan minim antrian.
3. Tantangan dalam Penyediaan Tenaga Medis
Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, RSUD Sepaku masih menghadapi tantangan dalam menyediakan tenaga medis yang memadai. RSUD Sepaku membutuhkan minimal 80 tenaga dokter, perawat, dan bidan untuk menunjang layanan kesehatan di IKN. Namun, hingga kini, rumah sakit ini hanya memiliki sembilan tenaga dokter, dan sebagian besar berstatus sebagai tenaga kontrak dari rumah sakit lain. Pemerintah Kabupaten PPU telah membuka peluang bagi tenaga medis melalui formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun minat untuk mengisi posisi tersebut masih rendah.
4. Kolaborasi dengan Universitas untuk Memenuhi Kebutuhan Tenaga Medis
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis, Pemkab PPU menjalin kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga dokter di RSUD Sepaku. Pemerintah daerah juga tengah melakukan perhitungan terkait gaji dan insentif untuk dokter-dokter tersebut, serta penyediaan fasilitas rumah dinas yang disiapkan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
5. Harapan untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
Dengan berbagai langkah strategis ini, Dinas Kesehatan PPU berharap dapat membangun sistem kesehatan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi digital dan pemeriksaan gratis yang menjangkau hingga sekolah dan pelosok desa, diharapkan dapat membangun sistem kesehatan yang proaktif dan adil bagi semua. Ini bukan hanya tentang pelayanan, tapi tentang melindungi masa depan masyarakat PPU. (Adv/kominfoppu)