Lingkaranberita.com, Penajam — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya memastikan keberlanjutan kegiatan Gebyar UMKM dan Pentas Seni yang rutin digelar di Alun-Alun Penyembolum. Dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin (8/4), sejumlah pejabat daerah dan perwakilan komunitas berkumpul untuk menyusun strategi kelanjutan program tersebut.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah PPU ini turut dihadiri oleh OPD terkait, Dewan Kesenian Daerah, serta Ketua Himpunan Taman Alun-Alun (Huta).
Kepala Dinas KUKM Perindag PPU, Margono Hadisutanto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi lokal.
“Program ini bukan hanya menjadi panggung kreativitas, tapi juga wadah strategis untuk UMKM kita berkembang. Selama lebih dari satu tahun setengah, pemerintah memberikan dukungan penuh. Kini saatnya komunitas mengambil alih peran pengelolaan secara mandiri,” ujar Margono saat ditemui usai rapat.
Ia menambahkan bahwa pendekatan ini dilakukan agar program tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran daerah, sekaligus mendorong rasa kepemilikan dari masyarakat dan komunitas seni.
Program Gebyar UMKM dan Pentas Seni telah berjalan sejak masa kepemimpinan Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. Tujuannya adalah sebagai sarana sosialisasi layanan publik oleh OPD sekaligus mendongkrak perekonomian lokal melalui sektor UMKM.
Pemkab PPU berharap, dengan skema baru ini, kegiatan tersebut tetap dapat berlanjut secara konsisten dan memberi dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, dan pelaku seni, kegiatan ini bisa terus hidup dan berkembang lebih besar lagi,” tutup Margono.
Pemkab juga mengajak Dewan Kesenian Daerah dan komunitas lokal untuk mengambil peran aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.(adv/kominfoppu)