Lingkaranberita.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berfokus pada penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi daerah. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) PPU, Hadi Saputro, menyatakan bahwa peningkatan PAD menjadi prioritas utama guna mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat dan mendorong kemandirian keuangan daerah.
Sektor-Sektor Unggulan untuk Peningkatan PAD
Dalam upaya memaksimalkan pendapatan daerah, Hadi Saputro menekankan pengembangan sektor-sektor unggulan yang memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD. Beberapa sektor yang menjadi fokus pengembangan antara lain pertanian, pariwisata, perikanan, dan industri kreatif.
- Pertanian
Pemerintah daerah menargetkan peningkatan produksi komoditas unggulan seperti padi, kelapa sawit, dan hortikultura. Untuk itu, modernisasi pertanian dengan teknologi canggih, akses permodalan, serta pengembangan infrastruktur irigasi menjadi langkah utama. Selain itu, pembangunan pusat distribusi dan logistik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemasaran hasil pertanian PPU. - Pariwisata
PPU memiliki potensi wisata alam dan budaya yang besar. Pengembangan sektor pariwisata akan fokus pada peningkatan promosi, pembangunan infrastruktur pendukung, serta kemitraan dengan investor untuk mengembangkan destinasi wisata unggulan. Pemda juga akan mengembangkan event tahunan untuk menarik wisatawan serta memperbaiki fasilitas akomodasi dan transportasi. - Perikanan
Dengan garis pantai yang luas, sektor perikanan menjadi salah satu fokus utama. Pemerintah akan mendorong pengembangan budidaya perikanan dan pengolahan hasil laut bernilai tambah. Pembangunan sentra perikanan terpadu dan kawasan industri perikanan menjadi prioritas untuk meningkatkan daya saing produk perikanan PPU di pasar global. - Industri Kreatif dan UMKM
Pemerintah PPU juga akan mendukung industri kreatif dan UMKM, dengan memberikan pelatihan, akses permodalan, serta fasilitas pemasaran, baik secara digital maupun konvensional. Integrasi UMKM dengan sektor pariwisata diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah.
Target Peningkatan PAD
Hadi Saputro mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan kenaikan PAD sebesar 15% pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Strategi untuk mencapai target tersebut termasuk optimalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi, serta penerapan sistem digitalisasi pajak yang lebih transparan dan efisien. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan kebocoran pendapatan serta mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajiban mereka.
Rencana Jangka Panjang dan Evaluasi Berkala
Ke depan, pemerintah daerah juga berencana mengembangkan sistem pemantauan dan evaluasi sektor-sektor yang berkontribusi terhadap PAD. Dengan sistem ini, diharapkan setiap potensi pendapatan dapat dimaksimalkan dan perencanaan keuangan daerah dapat lebih terarah.
“Dengan langkah-langkah strategis ini, kami optimis PPU dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Hadi Saputro.(adv/kominfoppu)