Lingkaranberita.com, Penajam – Di tengah dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, merayakan usia ke-47 dengan nuansa reflektif dan spiritual. Perayaan ini tidak hanya menjadi seremoni ulang tahun, tetapi juga momentum evaluasi diri sebagai desa yang kini berada di garis depan transformasi nasional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menggarisbawahi pentingnya menjadikan usia ke-47 sebagai titik tolak untuk meninjau kembali arah pembangunan desa. “Desa ini telah melewati fase regulasi panjang. Kini saatnya kita melihat apa yang kurang, dan memperkuat apa yang sudah baik,” ujarnya.
Acara yang juga dirangkai dengan Safari Ramadan dan buka puasa bersama itu, turut dihadiri tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran muspika Kecamatan Sepaku. Tohar menekankan, dalam konteks Ramadan, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat spiritualitas sekaligus solidaritas sosial.
Kepala Desa Semoi Dua, Parwan, menyambut baik kehadiran perwakilan pemerintah kabupaten. Menurutnya, dukungan dari kabupaten sangat berarti di tengah tuntutan desa untuk terus berkembang sebagai wilayah strategis. “Kami siap bersinergi, terutama dalam menyambut perubahan besar di sekitar kami,” ujarnya.
Semoi Dua kini menghadapi tantangan baru sebagai bagian dari kawasan penyangga IKN. Dengan refleksi usia hampir setengah abad, desa ini tak hanya diingat karena sejarahnya, tapi juga karena kesiapsiagaannya menjawab masa depan.(adv/kominfoppu)