• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Rumah Singgah untuk Kelompok Rentan Siap Dibangun

12/03/2025
in PENAJAM
0

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara, Saidin. (Ist)

554
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menunjukkan komitmennya terhadap isu kemanusiaan dengan merancang pembangunan rumah singgah bagi warga yang menghadapi tantangan sosial. Fasilitas ini akan menjadi tempat perlindungan sementara sekaligus pusat pemulihan bagi kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Dibekali anggaran sebesar Rp600 juta dalam APBD 2025, proyek ini kini menanti lampu hijau dari DPRD sebelum memasuki tahap lelang. Kepala Dinas Sosial PPU, Saidin, menegaskan bahwa rumah singgah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kepedulian dan tanggung jawab sosial daerah terhadap warganya. “Kami ingin menciptakan ruang yang aman, bermartabat, dan mendukung pemulihan mereka yang terpinggirkan,” ucapnya, 12 Maret 2025.

Rumah singgah direncanakan berdiri di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, tak jauh dari Lapas setempat. Bangunan seluas 9×7 meter ini akan dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti tempat tidur, lemari, ruang kunjungan, dan ruang pendampingan, serta difungsikan untuk intervensi sosial yang lebih berkelanjutan.

Lebih dari sekadar infrastruktur, langkah ini merupakan bagian dari strategi sosial yang lebih luas dalam menghadapi dampak urbanisasi dan pergeseran sosial akibat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Keberadaan rumah singgah diharapkan dapat menjadi jembatan pemulihan dan reintegrasi sosial bagi kelompok marginal, memperkuat jaring pengaman sosial di wilayah strategis tersebut.

Dengan membangun ruang aman bagi yang terpinggirkan, Kabupaten PPU berupaya menjadikan pembangunan tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal keadilan dan kemanusiaan.(adv/kominfoppu)

SendShare33
Next Post

Ramadan Jadi Momentum Refleksi dan Kolaborasi Jajaran Prokopim PPU di Tepi Pantai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.