• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Jangan Biarkan Sejarah Terlupakan, DPRD Dorong Pengakuan Resmi untuk Para Perintis PPU

11/03/2025
in DPRD PENAJAM
0

Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf. (Ist)

538
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, PENAJAM – Seiring bertambahnya usia Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), seruan untuk tidak melupakan sejarah semakin nyaring terdengar. Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf, menekankan bahwa penghormatan terhadap para pejuang pemekaran bukan hanya soal nostalgia, tetapi juga wujud nyata dari keadilan sejarah.

Related Posts

Raup Kuatkan Petugas Paskibraka yang Lolos Tingkat PPU dan Kaltim

Pucuk Tertinggi Dandim PPU Berganti, Raup Muin Ajak Sinergi

Perjelas Kartu Penajam Cerdas

Sekolah Swasta Digratiskan, DPRD Minta Data Lebih Dulu Dirapikan

Menurutnya, sudah waktunya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Jadi Kabupaten PPU direvisi agar perjuangan mereka yang terlibat dalam proses pemekaran mendapat pengakuan resmi dalam kebijakan daerah.

“Kita tak boleh melupakan akar dari keberadaan daerah ini. Para tokoh pemekaran adalah fondasi berdirinya PPU. Revisi perda adalah bentuk penghargaan yang seharusnya diberikan sejak lama,” ujar Andi Yusuf, Selasa (11/3/2025).

Ia mengungkapkan bahwa tim sukses pemekaran telah menempuh jalan panjang penuh perjuangan dalam mewujudkan berdirinya PPU sebagai kabupaten mandiri. Sudah sepatutnya mereka diberi ruang dalam catatan formal sejarah daerah.

“Jangan sampai jasa mereka hanya disebut dalam pidato seremonial. Harus ada regulasi yang mengabadikan perjuangan mereka,” tegasnya.

Namun Andi Yusuf tak hanya bicara masa lalu. Ia juga menyoroti masa depan PPU yang dinilainya harus dibangun di atas kesejahteraan masyarakat. Pemekaran, katanya, harus menghasilkan manfaat konkret, seperti peningkatan lapangan pekerjaan dan perbaikan ekonomi lokal.

“Pemekaran bukan hanya tentang batas wilayah administratif. Ini adalah janji kemajuan yang harus dibayar lunas dengan peluang kerja dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat. Tak hanya menjaga nilai sejarah, tetapi juga mewujudkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kita ingin masyarakat merasa bahwa lahirnya PPU membawa perubahan nyata. Revisi perda dan penciptaan lapangan kerja harus berjalan seiring demi PPU yang lebih berdaya,” tutupnya.(adv/DPRD PPU)

SendShare32
Next Post

PPU di Persimpangan Sejarah: Inovasi dan Akselerasi Jadi Kunci Hadapi Era IKN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.