• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pasar Petung Dikepung Bau Tak Sedap, DPRD Desak Aksi Cepat Pemda

10/03/2025
in DPRD PENAJAM
0

Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf. (Ist)

535
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam – Aroma tak sedap dan tumpukan sampah di Pasar Petung semakin meresahkan warga dan pedagang. Kondisi ini bukan hanya mencemari lingkungan, tapi juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan dan kenyamanan pengunjung pasar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pun angkat suara, mendesak pemerintah daerah segera bertindak.

Related Posts

Raup Kuatkan Petugas Paskibraka yang Lolos Tingkat PPU dan Kaltim

Pucuk Tertinggi Dandim PPU Berganti, Raup Muin Ajak Sinergi

Perjelas Kartu Penajam Cerdas

Sekolah Swasta Digratiskan, DPRD Minta Data Lebih Dulu Dirapikan

Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf, menilai keterbatasan armada pengangkut menjadi akar persoalan yang belum kunjung terselesaikan.

“Banyak keluhan masuk ke kami soal sampah yang tak kunjung diangkut, terutama di kawasan padat seperti Pasar Petung. Ini bukan hal sepele, karena menyangkut kesehatan dan citra daerah,” ungkap Yusuf, Selasa (10/3/2025).

Ia menambahkan bahwa minimnya kendaraan operasional membuat pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak berjalan maksimal. Hal ini mengakibatkan sampah menumpuk berhari-hari di sejumlah titik, terutama area publik.

“Kami mendorong pemerintah segera menambah armada, khususnya arm roll. Jangan tunggu darurat baru bertindak,” tegas Yusuf.

Lebih lanjut, DPRD juga menyoroti perlunya perbaikan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, mulai dari pemilahan di sumber hingga pengangkutan dan pemrosesan akhir. Tak kalah penting adalah peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan.

“Kami ingin semua pihak ambil peran. Pemerintah wajib sediakan infrastruktur, tapi masyarakat juga harus disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya,” imbuhnya.

DPRD PPU memastikan akan terus mengawal isu ini agar masuk dalam prioritas anggaran tahun berjalan. Menurut Yusuf, kebersihan bukan hanya soal estetika, tapi juga cerminan komitmen daerah terhadap kesehatan publik.

“Jika ingin PPU dikenal sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Negara yang bersih dan tertata, masalah sampah tidak boleh dibiarkan jadi bom waktu,” pungkasnya. (adv/DPRD PPU)

SendShare32
Next Post

"Tambak Emas" PPU yang Terlupakan: Saatnya Perikanan Lokal Jadi Motor Ekonomi Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.