• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Warga Petung Hadapi Krisis Layanan Publik: Air Bersih Tak Merata, Jargas Mahal, Banjir Mengintai

04/03/2025
in DPRD PENAJAM
0

Ketua Komisi II DPRD PPU, Thohiron. (Ist)

537
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam – Ketersediaan layanan dasar di Kelurahan Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), masih jauh dari kata ideal. Dalam kegiatan reses masa sidang II Tahun 2025, warga menyampaikan sejumlah keluhan mulai dari distribusi air bersih, akses jaringan gas rumah tangga, hingga persoalan banjir yang belum tertangani optimal.

Related Posts

Raup Kuatkan Petugas Paskibraka yang Lolos Tingkat PPU dan Kaltim

Pucuk Tertinggi Dandim PPU Berganti, Raup Muin Ajak Sinergi

Perjelas Kartu Penajam Cerdas

Sekolah Swasta Digratiskan, DPRD Minta Data Lebih Dulu Dirapikan

Ketua Komisi II DPRD PPU, Thohiron, yang memimpin agenda reses tersebut, mengungkapkan bahwa layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belum menjangkau seluruh warga meski Petung memiliki sumber air yang memadai.

“Banyak warga masih belum mendapat layanan PDAM karena jaringan pipanya belum terdistribusi merata,” ujar Thohiron, Senin (4/3/2025), di Kantor DPRD PPU.

Tak hanya air bersih, warga juga mengeluhkan keterbatasan akses terhadap jaringan gas (jargas). Meski secara teknis pemasangan memungkinkan, tingginya biaya menjadi hambatan utama.

“Mereka berharap ada subsidi atau pemasangan gratis. Namun sayangnya, kuota bantuan jargas gratis saat ini sudah habis,” jelas Thohiron.

Selain dua isu utama itu, banjir masih menjadi ancaman rutin di Petung, terutama saat hujan lebat bersamaan dengan naiknya air laut. Thohiron menyatakan sistem drainase di wilayah tersebut sejatinya cukup baik, namun tetap kewalahan dalam kondisi pasang laut.

“Jika hanya hujan, air biasanya cepat surut. Tapi jika bersamaan dengan pasang laut, banjir tidak bisa dihindari,” katanya.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, DPRD PPU berjanji akan terus mengawal aspirasi warga dan mendorong pemerintah daerah agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, terutama distribusi air bersih, penyediaan jaringan gas bersubsidi, serta solusi jangka panjang penanganan banjir.(adv/DPRD PPU)

SendShare32
Next Post

Buka Akses Pasar Nelayan, DPRD PPU Dorong Pembangunan TPI Sebagai Motor Ekonomi Pesisir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.