Lingkaranberita.com, Malang, 20 November 2024 – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali meneguhkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat internasional. Empat mahasiswa Fakultas Teknik UNISMA baru saja memulai perjalanan akademik mereka di Taiwan melalui program joint/double degree di St. John University, berkat keberhasilan mereka meraih beasiswa penuh program INTENSE dari pemerintah Taiwan.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama, dr. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., bersama Ketua Lembaga Urusan Internasional (LUI), Dr. Imam Wahyudi Karimullah, M.A., melakukan kunjungan ke kampus mereka di Taiwan untuk memberikan dukungan langsung. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk melanjutkan studi selama dua tahun (2024-2026), yang tidak hanya mengasah kemampuan akademik mereka, tetapi juga membuka peluang kerja di perusahaan multinasional setelah lulus.
Setelah menyelesaikan program akademik, para mahasiswa akan melanjutkan kontrak kerja dua tahun (2026-2028) di perusahaan besar seperti L&K Engineering Company dengan gaji sesuai standar internasional. Kesempatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara UNISMA, pemerintah Taiwan, dan industri global dalam menciptakan peluang karier bagi para lulusan.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Menurut dr. Erna Sulistyowati, program ini merupakan bukti nyata dari upaya UNISMA dalam membangun jaringan internasional yang memperkaya pengalaman akademik dan profesional mahasiswa. “Kami sangat bangga dengan pencapaian mahasiswa kami yang dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kompetensi dan siap bersaing di dunia global,” ujar dr. Erna.
Sementara itu, Dr. Imam Wahyudi Karimullah menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya mencerminkan kualitas pendidikan di UNISMA, tetapi juga menunjukkan hubungan baik antara universitas, St. John University, dan pemerintah Taiwan. “Ini adalah langkah konkret UNISMA dalam mempersiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui di pasar global,” ujarnya.
Program joint/double degree ini merupakan bagian dari upaya UNISMA untuk memperluas jaringan internasional dan memberikan pengalaman akademik lintas budaya yang berharga bagi mahasiswa. Para mahasiswa yang terpilih mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme mereka. “Kami merasa sangat beruntung mendapatkan kesempatan ini, dan kami siap untuk belajar dan berkembang menjadi profesional yang kompeten,” ujar salah satu mahasiswa penerima beasiswa.
Melalui kerja sama internasional yang terus diperkuat, UNISMA berharap program ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi mahasiswa lainnya, membuka lebih banyak peluang global, dan berkontribusi pada pengembangan bangsa melalui generasi muda yang kompetitif di tingkat internasional.(adv)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id