• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

DPRD Kutim Minta Fasilitas Pendidikan di Daerah Terpencil Jadi Prioritas

04/11/2024
in DPRD KUTIM
0

Anggota DPRD Kutim, Syaiful Bakhri.(ist)

560
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Related Posts

Novel Tyty Paembonan Dukung Program Makanan Bergizi Gratis dengan Libatkan UMKM Lokal

Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutim Sampaikan Pandangan Akhir terhadap RAPBD 2025, Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat

Anggota DPRD Kutim Temukan Desa yang Belum Dialiri Listrik dan Air Bersih

DPRD Kutim Dorong Pengembangan UMKM Kuliner dan Peningkatan Gizi Anak

Lingkaranberita.com, SANGATTA – Pendidikan di daerah terluar dan terpencil di Kutai Timur mendapat perhatian serius dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Syaiful Bakhri. Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama untuk mendukung proses belajar-mengajar yang lebih baik.

“Kita melihat pendidikan ini sebagai hal yang sangat penting. Sekarang ini sudah ada standar sarana-prasarana (sapras) yang ditetapkan, dan banyak sekolah kita di Kutai Timur sudah mulai memenuhi standar ini,” kata Syaiful Bakhri saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (04/11/2024)

Namun, menurutnya, masih ada tantangan di beberapa kecamatan yang belum memiliki fasilitas pendidikan memadai. Saat ini, Kutim memiliki 18 kecamatan dan beberapa di antaranya masih membutuhkan dukungan dalam hal fasilitas pendidikan.

Lebih lanjut, Anggota Komisi D itu juga menyampaikan, Selain fasilitas, tenaga pengajar di daerah-daerah terpencil juga perlu ditingkatkan.

“Kita masih kekurangan tenaga pendidik, terutama guru berstatus pegawai negeri. Banyak dari mereka yang masih berstatus honorer,” ungkapnya.

Syaiful menjelaskan bahwa DPRD telah mengusulkan agar tenaga pengajar yang masih berstatus honorer ditingkatkan menjadi tenaga kontrak TK2D. Program ini diharapkan dapat menambah kesejahteraan para guru yang selama ini sudah berjuang di daerah-daerah terpencil.

“Tidak menutup kemungkinan nantinya mereka juga bisa mengikuti tes ASN untuk menjadi pegawai tetap,” ujarnya. Hal ini dianggap penting untuk menjamin kualitas pendidikan di Kutai Timur, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

Lebih lanjut, DPRD juga akan terus bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kutim dalam memonitor sekolah-sekolah yang membutuhkan tambahan fasilitas dan tenaga pendidik.

“Harapan kami adalah setiap sekolah memiliki fasilitas yang memadai dan tenaga pengajar yang cukup, sehingga anak-anak di Kutai Timur bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” tutup Syaiful.(adv/dprdkutim)

SendShare34
Next Post

DPRD Kutim All Out  Dukung Pengembangan UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.