Lingkaranberita.com, PENAJAM – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) untuk mempertahankan raihan penghargaan Adipura tahun 2024 mendapat dukungan semua pihak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PPU, Safwana, mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan stakeholder dan masyarakat yang selama ini telah membantu pemerintah daerah untuk bisa berkompetisi dalam penilaian Adipura Tahun 2024.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam proses penilaian Adipura tahun 2024 yang berjalan selama September 2024,” katanya.
Safwana menilai, upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah sudah cukup maksimal dan berhasil menunjukkan kepada seluruh pemerintah daerah lainnya, terkait keterlibatan dan peran aktif semua pihak yang mendukung terciptanya lingkungan hidup berkelanjutan di PPU. “Saya menilai itu semua sudah cukup berhasil,” katanya.
Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, peran stakeholder dan masyarakat, maka proses penilaian titik-titik pantau sudah berhasil dengan baik.
Sehingga dapat memenuhi harapan dari tim penilai, baik dari pemerintah pusat, maupun dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang telah terjun langsung memantau daerah-daerah yang menjadi titik pantau.
Ia berharap upaya tersebut dapat diapresiasi oleh pemerintah pusat dengan menyatakan bahwa Benuo Taka bisa meraih penghargaan Adipura yang ke delapan, pada saat pengumuman yang bisanya dilaksanakan pada Februari setiap tahun, oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonsia (RI).
Namun yang lebih penting, kata Safwana, bahwa penghargaan tersebut telah memacu kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan persampahan dan upaya menjaga lingkungan hidup yang berkelanjutan di Benuo Taka. “Dengan hasil yang baik itu, Alhamdulillah kami optimistis bisa kembali meraih penghargaan Adipura,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Safwana juga menyampaikan rasa syukur bahwa Kabupaten PPU dipimpin oleh sosok Penjabat (Pj) Bupati Muhammad Zainal Arifin, yang memiliki kepedulian yang sangat besar bagi perkembangan lingkungan hidup yang berkelanjutan di PPU.(adv/kominfoppu)