lingkaranberita.com, Penajam — Sebagai salah satu daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru, Penajam Paser Utara diperkirakan akan mengalami lonjakan kebutuhan properti, khususnya di sektor perumahan.
Khairil Achmad, Kepala Bidang Perumahan, Pemukiman, dan Pertamanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) PPU, mengungkapkan bahwa potensi investasi properti di wilayah tersebut meningkat pesat.
Menurutnya, perpindahan ibu kota negara mendorong arus investasi, terutama karena diperkirakan akan ada peningkatan signifikan jumlah penduduk.
“Pemindahan IKN membuka peluang besar bagi PPU untuk menjadi tujuan investasi, terutama di sektor perumahan dan properti,” jelas Khairil beberapa waktu lalu.
Ia juga menyebutkan bahwa tahun 2024 akan melihat lonjakan signifikan dalam proses uji teknis bagi para pengembang properti, yang menggambarkan tingginya minat dari investor. Lonjakan ini, menurut Khairil, sejalan dengan perkembangan pasar properti di daerah tersebut yang semakin potensial.
Dinas Perkimtan PPU berkomitmen untuk mempercepat pengembangan sektor perumahan melalui perbaikan perizinan dan prosedur teknis. Harapannya, ini akan mendukung posisi strategis PPU sebagai penyangga utama IKN yang baru.
“Kami terus berupaya agar proses perizinan dan pengujian teknis berjalan lebih cepat dan efisien, guna mendorong perkembangan wilayah ini,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)