• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Dinas Pertanian PPU Luncurkan Mitigasi Pengendalian Hama untuk Tingkatkan Hasil Pertanian

18/09/2024
in PENAJAM
0

Kepala Dinas Pertanian, Andi Traso.(ist)

539
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, Penajam – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengumumkan rencana baru untuk meningkatkan hasil pertanian dan meminimalkan kerugian akibat serangan hama. Mitigasi pengendalian hama ini akan meliputi pemantauan rutin, penyuluhan kepada petani, serta penggunaan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap hama.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Kepala Dinas Pertanian, Andi Traso, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di kalangan petani. “Kami akan fokus pada pelatihan penyuluh dan langsung terjun ke lapangan untuk mencegah serta mengendalikan penyakit tanaman,” ujarnya.

Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus mengurangi risiko kerugian yang disebabkan oleh serangan hama. Andi juga menyampaikan bahwa pendekatan holistik sangat diperlukan dalam pencegahan hama. “Pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya titik-titik tertentu. Dengan pendekatan ini, pengendalian hama dapat lebih efektif dan terarah,” tambahnya.

Selain itu, Dinas Pertanian PPU telah melakukan pemetaan lahan pertanian, tetapi Andi mencatat bahwa ketergantungan daerah terhadap lahan tadah hujan masih sangat tinggi. Kondisi ini membatasi pola pertanian hanya pada musim hujan, sementara selama musim kemarau, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) meningkat pesat.

“Di sinilah pentingnya mitigasi melalui pembangunan fisik, penyadaran kepada petani, dan peningkatan keterampilan mereka untuk mengurangi berbagai ancaman yang dihadapi,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Dinas Pertanian PPU berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertanian dan mengoptimalkan hasil pertanian untuk kesejahteraan masyarakat.(adv/kominfoppu)

 

SendShare32
Next Post

Transformasi Digital RSUD Ratu Aji Putri Botung Kurangi Penumpukan Pasien di Apotek Rumah Sakit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.