• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

RSUD Ratu Aji Putri Botung Tingkatkan Kerja Sama untuk Optimalisasi Pengelolaan Limbah B3

08/09/2024
in PENAJAM
0

RAPB PPU kini memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya pengelolaan limbah B3 secara lebih efektif, selain fokus pada pelayanan kesehatan.(ist)

547
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, Penajam – RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara kini memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) secara lebih efektif, selain fokus pada pelayanan kesehatan.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Direktur RSUD RAPB, Lukasiwan Eddy Saputro, menyatakan bahwa pengelolaan limbah berbahaya merupakan tantangan yang membutuhkan kerjasama dengan instansi terkait untuk mencegah pencemaran lingkungan.

Meskipun rumah sakit ini telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk limbah cair, pengelolaan limbah B3 padat yang lebih kompleks memerlukan dukungan dari pihak eksternal.

“Kami telah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki sertifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk menangani limbah B3 padat. Kerjasama ini sangat penting untuk memastikan bahwa pengelolaan limbah sesuai dengan standar keselamatan dan regulasi yang berlaku,” jelas Lukasiwan.

Kerja sama ini mencakup pengawasan ketat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Penajam Paser Utara. Setiap tahapan, mulai dari penampungan hingga pengangkutan limbah B3 padat, diawasi secara ketat untuk mengurangi risiko terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

“Prosedur kami sangat ketat dalam menangani limbah berbahaya untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar rumah sakit,” tambahnya.

Kolaborasi ini juga memperkuat rantai tanggung jawab dalam pengelolaan limbah medis. RSUD RAPB terus melakukan evaluasi dan peningkatan prosedur untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

Langkah ini mencerminkan kesadaran rumah sakit akan pentingnya peran institusi medis dalam menjaga ekosistem lokal, terutama dalam pengelolaan limbah berbahaya yang sering menjadi masalah di banyak fasilitas kesehatan.

Dengan demikian, RSUD RAPB tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga tanggung jawab lingkungan melalui pengelolaan limbah yang berkelanjutan.(adv/kominfoppu)

SendShare33
Next Post

Buka MTQ Nasional Ke-30, Jokowi Soroti Peran Al-Qur’an dalam Perkuat Moral Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.1k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.