• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Disdikpora PPU Perkuat Pengawasan Sekolah untuk Cegah Perundungan

08/09/2024
in PENAJAM
0

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru.(ist)

543
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, Penajam – Perundungan di kalangan pelajar menjadi perhatian serius bagi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, menekankan pentingnya pengawasan ketat di sekolah-sekolah untuk mencegah terjadinya bullying di lingkungan pendidikan.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

“Kami telah meminta sekolah-sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap perilaku siswa. Meskipun belum semua sekolah dilengkapi dengan CCTV, peran aktif guru dan tenaga pendidikan sangat penting untuk memantau situasi di lapangan,” ujar Andi baru-baru ini.

Sebagai langkah konkret, setiap sekolah diwajibkan melaporkan perkembangan terkait kasus bullying setiap 30 hari. Andi juga mengungkapkan bahwa dua kepala sekolah di PPU telah dipanggil untuk memastikan adanya peningkatan pengawasan di sekolah masing-masing.

Melalui pengawasan yang lebih ketat, Andi berharap angka perundungan di sekolah-sekolah PPU dapat ditekan, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para siswa. “Target kami adalah mengubah sekolah-sekolah dari zona merah menjadi zona hijau, di mana siswa merasa aman untuk belajar,” tegasnya.

Selain pengawasan dari guru, Andi juga menekankan pentingnya keterlibatan siswa, terutama melalui peran OSIS. Ia menjelaskan bahwa OSIS harus aktif dalam mengawasi dan menegur apabila ada indikasi perundungan di sekolah.

“OSIS harus berfungsi sebagai pengontrol perilaku siswa. Jika mereka tidak berperan, maka fungsinya menjadi tidak efektif,” pungkas Andi.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Pemkab PPU Siapkan Revitalisasi Pelabuhan Penajam untuk Tingkatkan Layanan Transportasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.