Iingkaranberita.com, Penajam – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan mendirikan posko pengaduan kekerasan di sekolah-sekolah sebagai langkah nyata untuk melindungi siswa dari kekerasan, pelecehan, dan bullying. Inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkeru, menjelaskan bahwa posko ini diharapkan menjadi tempat aman bagi siswa untuk melapor tanpa rasa takut atau stigma sosial. Selain menerima laporan, posko akan menyediakan dukungan psikologis dan pendampingan bagi para korban. “Kami menyadari bahwa banyak kasus kekerasan di sekolah belum mendapat perhatian serius karena kurangnya saluran pengaduan khusus. Posko ini akan hadir di setiap sekolah untuk memastikan siswa bisa melapor dan mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan,” ujar Andi, Selasa (3/9/2024).
Posko tersebut juga akan melibatkan pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap isu kekerasan di lingkungan pendidikan. Disdikpora berkomitmen untuk menindak tegas pelaku kekerasan dan memastikan kerahasiaan serta keamanan para korban.
Andi menambahkan, langkah ini diharapkan dapat mengurangi angka kekerasan di sekolah dan memperkuat rasa aman bagi siswa. “Kami ingin semua siswa tahu bahwa mereka tidak sendirian. Kami siap mendengar, mendukung, dan melindungi mereka,” pungkasnya.
Melalui posko ini, Disdikpora PPU berharap bisa menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, di mana siswa merasa terlindungi dan bisa belajar dengan tenang tanpa rasa khawatir.(adv/Kominfoppu)