lingkaranberita.com, Penajam – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah proaktif untuk memaksimalkan pendataan kependudukan dengan melakukan jemput bola. Disdukcapil menyisir sekolah-sekolah dan desa-desa untuk perekaman data penduduk, terutama bagi pelajar yang berusia 16 hingga 17 tahun.
Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, menjelaskan bahwa perekaman data ini penting untuk memastikan anak-anak yang berusia 16 tahun sudah terdata, sehingga mereka bisa langsung mendapatkan KTP saat memasuki usia 17 tahun.
“Perekaman ini kami lakukan untuk mempersiapkan mereka, sehingga ketika usia 17 tahun, KTP langsung bisa dicetak dan diterima,” ujar Waluyo, beberapa waktu lalu.
Perekaman ini juga bertujuan agar anak-anak yang baru berusia 17 tahun sebelum Pilkada mendatang bisa menggunakan hak pilih mereka. Selain itu, KTP yang diterbitkan menjadi dokumen vital yang digunakan dalam berbagai kepentingan, seperti berobat melalui BPJS.
“Penting bagi setiap warga, khususnya yang berusia di atas 17 tahun, untuk memiliki KTP sebagai identitas resmi,” tambah Waluyo.
Disdukcapil menargetkan perekaman data akan berlangsung hingga Oktober 2024 di desa-desa, kemudian dilanjutkan dengan penyisiran di sekolah-sekolah untuk memastikan tidak ada pelajar yang terlewat. Program jemput bola ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan semua warga PPU terekam dan terdata dengan baik.
“Ini adalah komitmen kami untuk terus mengejar target pendataan dan memastikan semua penduduk memiliki dokumen kependudukan yang lengkap,” tutup Waluyo.(adv/kominfoppu)