Lingkaranberita.com, **Jakarta** – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, meraih prestasi gemilang dengan menjadi finalis dalam ajang Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah 2024. Keberhasilannya ini tak lepas dari kemampuannya mengimplementasikan 10 program prioritas nasional yang diamanatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara optimal.
Selama hampir sembilan bulan masa kepemimpinannya, Marbun telah membawa Kabupaten PPU menuju perubahan signifikan, terutama dalam bidang kesejahteraan rakyat. Dengan berbagai terobosan yang dilakukannya, PPU berhasil mencatatkan kemajuan di berbagai sektor.
Dalam ajang penilaian akhir, Makmur Marbun memaparkan lima program prioritas yang menjadi andalan, yaitu pengentasan kemiskinan ekstrem, penanggulangan pengangguran, peningkatan layanan kesehatan, penurunan angka stunting, serta berbagai inovasi lainnya yang mendukung perekonomian masyarakat.
“Kita patut bersyukur dan bangga karena Kabupaten PPU hari ini telah bertransformasi lebih maju. Tingkat kemiskinan ekstrem berhasil ditekan, stunting menurun, pengangguran dapat ditanggulangi melalui program sertifikasi dan advokasi, serta pelayanan kesehatan meningkat pesat. Sektor UMKM juga terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan pada perekonomian daerah,” ujar Marbun setelah mempresentasikan programnya di hadapan dewan juri, Kamis (8/8/2024) di Hotel Borobudur, Jakarta.
Marbun menggarisbawahi bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat PPU. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini tidak datang dengan mudah, tetapi melalui proses panjang dan kerja keras dalam menyelesaikan berbagai masalah mendasar yang dihadapi masyarakat.
“Hasil yang kita capai hari ini adalah hadiah untuk kita semua. Kita harus menjaga dan meningkatkan pencapaian ini agar masyarakat PPU semakin maju dan sejahtera, terutama dengan posisi strategis PPU yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Negara Nusantara,” tegasnya.
Ajang Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah Tahun 2024 ini diadakan secara independen, dengan Kemendagri yang memantau langsung kinerja para penjabat di seluruh Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan laporan triwulanan yang telah disampaikan oleh masing-masing penjabat.
“Ini adalah bentuk apresiasi independen terhadap kinerja dan capaian para Penjabat yang melaksanakan tugasnya dengan baik, baik di tingkat Gubernur maupun Bupati/Walikota,” tutup Marbun.(tar)