• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Terobosan Desa Embalut, Lahan Tambang Disulap Jadi Ladang Jagung

16/04/2024
in KUKAR
0

Desa Embalut di Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar telah memulai program penanaman jagung di lahan bekas tambang.(ist)

543
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com,.TENGGARONG- Desa Embalut di Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah memulai program penanaman jagung di lahan bekas tambang.

Related Posts

Dewantara Collective Sambangi SMAN 3 Tenggarong, Dorong Pelajar Berani Tentukan Masa Depan

Tangga Arung Square Bangkitkan Denyut Ekonomi Baru, Wajah Tenggarong Kian Modern

Kerja Nyata Edi Damansyah Dapat Apresiasi Akademisi, Kukar Terus Maju

Tamat Sudah “Gelombang Darat” di Tama Pole, Wabup Kukar Tinjau Langsung Perbaikan Jalan

Kepala Desa Embalut, Yahya, mengungkapkan penanaman jagung di lahan bekas tambang batubara itu mencapai luasan 200 hektare.

Yahya menambahkan, Desa Embalut telah melakukan empat kali panen jagung. Rencana ke depan, Desa Embalut akan membagikan bibit jagung unggul kepada petani setempat.

“Kita akan coba bagikan ini kepada petani untuk diuji coba,” ujar Yahya, Selasa (16/4/2024).

Bibit jagung yang dipesan dari luar daerah ini diklaim dapat berbuah hingga 5 sampai 6 buah per pohon.

Dengan pola panen seperti ini, Yahya berharap Desa Embalut dapat meningkatkan produksi jagung tersebut.

Yahya juga menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif Bupati Kukar untuk memberdayakan lahan pasca tambang.

“Desa kita ini menjadi salah satu percontohan untuk menjawab tuduhan masyarakat bahwa lahan pasca tambang itu tidak baik untuk pertanian. Tapi di Embalut, kita buktikan itu bisa kita menciptakan pertanian yang produktif,” tegasnya.

Saat ini, produksi jagung di Desa Embalut masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan lokal dan belum diekspor.

Yahya berharap agar masyarakat dan kelompok tani di desanya tetap produktif dan bersemangat dalam meningkatkan hasil pertaniannya.

Tujuannya agar dapat menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat desa dan meningkatkan pendapatan asli desa.

“Semoga produksi kita ini membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” tutup Yahya.(adv/kominfokukar)

SendShare32
Next Post

PMBP dan Pengurus Masjid Bahrul Ulum Tanjung Bara Bantu Korban Kebakaran di Sebongkok dan Kampung Kajang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.