Lingkaranberita.com, PENAJAM – Kegiatan safari Ramadan dan sahur road show yang rutin dilaksanakan di setiap kecamatan, desa dan kelurahan oleh pemerintah daerah mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PPU
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten PPU H. Muhammad Syahrir mengatakan sangat mengapresiasi atas inisiatif Pj Bupati dan jajaran yang telah menggelar kegiatan tersebut. “Ini sangat diapresiasi,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (04/04/2024)
Pj Bupati PPU Makmur Marbun juga menjabat sebagai Direktur Produk Hukum Daerah pada Direktoral Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) hadir di PPU memberikan banyak perubahan yang signifikan dalam pembangunan Kabupaten PPU.
“Serta memberi semangat baru pada tatanan pemerintahan untuk lebih dekat dengan masyarakat mendengar, memperhatikan, dan turut serta dalam kegiatan sosial juga kegiatan keagamaan,”ucap Muhammad Syahrir
Lanjut Muhammad Syahrir Kementerian Agama yang merupakan instansi vertikal sangat mendukung apa yang Pj Bupati lakukan untuk kepentingan daerah. Salah satunya kegiatannya safari Ramadan buka puasa dan sahur bersama masyarakat yang dilakukan di mesjid, pondok pesantren, dan di rumah warga.
Hal ini membawa dampak yang positif, karena seorang pimpinan daerah bisa berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluh kesah, harapan dan permintaan langsung kepada bupatinya.
Terkait adanya respon negatif dari warga, Kepala Kantor Kemenag PPU menanggapi hal yang biasa karena itu adalah dinamika kita bermasyarakat. Yang jelas kegiatan sahur dan buka puasa bersama masyarakat, menumbuhkan rasa persaudaraan yang sudah diatur dalam agama islam,
Hubungan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama anak bangsa) dan ukhuwah basyahriyah (persaudaraan sesama manusia) secara universal tanpa membedakan ras, agama, suku dan aspek khusus lainnya.
“Kita juga diajarkan untuk membangun daerah harus bersama-sama bergandengan tangan tanpa memandang agama, kemudian kita juga menjaga kerukunan, keharmonisan dalam bingkai keagamaan supaya kita saling membutuhkan satu dengan yang lain,”pungkasnya. (adv/kominfopenajam)