Lingkaranberita.com, TENGGARONG – Kelurahan Maluhu mengukir sejarah dengan memperkenalkan terobosan inovatif: Ronda Baca, sebuah inisiatif yang diperkenalkan untuk meningkatkan literasi di komunitasnya. Diluncurkan pada Januari 2024, program ini menandai langkah maju dalam memberikan akses pengetahuan kepada warga.
Tri Joko Kuncoro, Lurah Maluhu, menjelaskan bahwa inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat, dengan Diarpus Kukar menyediakan perlengkapan seperti buku, rak, dan fasilitas lainnya untuk memfasilitasi kegiatan membaca.
“Ronda Baca berfungsi sebagai pusat pendidikan di kelurahan kami. Ini adalah langkah revolusioner untuk mendorong minat membaca di antara penduduk kami,” ungkap Joko.
Ronda Baca, yang berlokasi di pos kamling, tidak hanya menjadi tempat bagi warga untuk membaca, tetapi juga menjadi wadah edukasi bagi masyarakat sekitar. Konsepnya sederhana: membaca adalah jendela dunia. Melalui kegiatan membaca, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasannya.
Lokasi Ronda Baca yang strategis, bersebelahan dengan Musala Al-Fattah, memberikan akses mudah bagi peserta TPQ dan TPA untuk mengakses koleksi buku yang telah disediakan.
“Ronda Baca bukan hanya sekadar tempat baca, tetapi juga merupakan pusat pembelajaran. Ini adalah upaya konkret kami untuk mendukung pendidikan di tingkat lokal,” tambah Joko.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari program inovatif Bupati Kukar Edi Damansyah, yaitu Program Berbasis RT yang memberikan dana sebesar Rp50 juta per RT. Selain itu, kontribusi swadaya dari masyarakat RT 22 juga turut memperkuat langkah-langkah untuk meningkatkan literasi di Kelurahan Maluhu. (adv/kominfokukar)