Lingkaranberita.com, TENGGARONG – Desa Lung Anai, yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, semakin menjadi pusat perhatian dengan hadirnya Rumah Coklat, sebuah inisiatif yang menggabungkan perkebunan dan pembuatan berbagai jenis cokelat. Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, mengungkapkan kebanggaannya atas perkembangan industri kakao dan produksi coklat di daerah ini.
Dalam upaya meningkatkan daya saing, pemerintah setempat telah memberikan pelatihan kepada masyarakat terkait pembuatan dan produksi coklat. “Desa Lung Anai, selain menjadi pusat budaya, juga akan menjadi destinasi wisata yang menarik bagi para pengunjung yang ingin melihat secara langsung proses pembuatan coklat serta keindahan perkebunan kakao di sekitarnya,” ujar Bupati Edi Damansyah pada Kamis (14/3/2024).
Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan aset desa untuk memperluas kebun kakao, serta meminta Dinas Perkebunan untuk mengalokasikan anggaran demi mendukung pengembangan ini melalui demonstrasi plot (Demplot).
Tidak hanya itu, Bupati juga bermaksud membangun brand Desa Lung Anai sebagai Rumah Coklat yang menyatukan kebun, petani, dan fasilitas produksi, sembari memanfaatkan aset desa secara maksimal.
Lucay Nay, Kepala Desa Lung Anai, menambahkan bahwa fasilitas rumah kakao sebelumnya dimiliki oleh Forum Pemerhati Masyarakat Loa Kulu (FPMLK) Lung Anai sebelum diserahkan kepada Pemerintah Desa pada tahun 2013, yang kemudian diubah menjadi Rumah Coklat Lung Anai.
Menurut Lucay Nay, perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah dalam memajukan Desa Lung Anai terasa nyata, mulai dari bimbingan dan pelatihan SDM hingga pembangunan infrastruktur. “Desa ini telah mengalami perkembangan signifikan, tidak lagi terisolasi, dan dapat bersaing dengan desa-desa lainnya,” katanya.(adv/kominfokukar)