Lingkaranberitacom, PENAJAM – Wakidi, Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), mengangkat isu perundungan atau bullying yang tengah menghantui lingkungan sekolah belakangan ini.
Menurutnya, akar masalah tersebut tak lepas dari peran orang tua dalam mendidik karakter anak. “Pendidikan karakter berawal dari keluarga, kemudian dilanjutkan ke lingkungan sekolah,” ujarnya belum lama ini.
Wakidi menekankan bahwa pendidikan di PPU sangat bergantung pada pendidikan yang diterima di keluarga, karena itu menjadi tanggung jawab utama bagi setiap individu.
“Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini,” tambahnya.
Selain itu, Wakidi juga mendesak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU untuk memperkuat peran mereka dalam menangani masalah ini. “Peran Disdikpora dalam menangani kasus bullying di sekolah sangat vital,” katanya.
Menanggapi hal ini, Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, juga menegaskan komitmennya untuk menangani masalah tersebut.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying,” ujarnya.
Singkerru juga mengungkapkan rencananya untuk menjalin kerja sama lintas sektor guna mengatasi perundungan di sekolah.
“Kerja sama antar OPD dan instansi terkait akan menjadi kunci dalam menekan aksi bullying di sekolah,” pungkasnya. (adv/dprdpenajam)