Lingkaranberita.com, PENAJAM – Ketua DPRD Penajam Paser Utara, Syahrudin, menekankan pentingnya persiapan Stasiun Peralihan Antara (SPA) sampah di setiap kecamatan di PPU.
Menurutnya, tanpa persiapan yang matang, PPU bisa kesulitan dalam mengelola sampah.
“Kita perlu tempat yang jelas untuk membuang sampah. Tanpa itu, kita bisa menghadapi masalah besar,” ungkap Syahrudin pada Senin (11/3).
Selain itu, Syahrudin juga menyoroti pentingnya penghargaan Adipura sebagai refleksi diri untuk terus maju. “Kita harus bersyukur atas Adipura, namun kita juga harus tetap rendah hati dan terus berupaya untuk lebih baik,” tambahnya.
Menyambut usulan tersebut, Kepala DLH PPU, Safwana, menyatakan bahwa gagasan tersebut sudah sejalan dengan pemikiran pihak DLH. Bahkan, rencana tersebut bukan hanya sebatas wacana belaka.
“Walaupun sebelumnya mengalami kendala, namun kami menyambut baik rencana tersebut karena kami menyadari pentingnya SPA sampah dalam pengelolaan sampah di PPU,” jelas Safwana.
Dia juga menekankan perlunya dukungan anggaran untuk menambah armada pengangkut sampah. “Kami berharap dukungan dari Banggar DPRD untuk merealisasikan usulan kami dalam pembangunan TPA Buluminung,” tutup Safwana. (adv/dprdpenajam)