Lingkaranberita.com, MALANG – Sekelompok mahasiswa dari Universitas Islam Malang (Unisma Malang) telah melaksanakan kegiatan kontribusi sosial di pedalaman Merauke, Papua Selatan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Universitas Islam Malang, kunjungi: www.unisma.ac.id
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dengan tujuan meningkatkan rasa kemanusiaan mahasiswa terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Salah satu fokus kegiatan ini adalah di kawasan Jalan Onggatmit (Wenirkay), tempat tinggal masyarakat Orang Asli Papua (OAP) dari daerah Asmat. Di sana, banyak anak-anak yang tidak bersekolah karena kesulitan ekonomi. Untuk mengatasi hal ini, ada sebuah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Jehova Jireh (PKBM Jehova Jireh) yang beroperasi sejak tahun 2020, yang fokus pada pendidikan anak-anak dan orang dewasa di kawasan Wenirkay.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Universitas Islam Malang, kunjungi: www.unisma.ac.id
Meskipun demikian, PKBM ini menghadapi beberapa kendala, terutama terkait kurangnya sumber daya manusia dan fasilitas yang memadai. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran tidak berjalan maksimal.
Untuk membantu mengatasi masalah ini, mahasiswa Unisma Malang turut serta dalam kegiatan kontribusi sosial dengan memberikan bantuan dalam bentuk mengajar calistung dan juga menyediakan bahan pangan pokok serta alat tulis kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan baca tulis anak-anak OAP melalui pembelajaran yang lebih menarik dan efektif, tetapi juga untuk memperluas cakupan kontribusi sosial mahasiswa Unisma Malang di wilayah yang membutuhkan.
Dengan adanya dukungan dari mahasiswa, diharapkan PKBM Jehova Jireh dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. (*)
Untuk informasi lebih lanjut tentang Universitas Islam Malang, kunjungi: www.unisma.ac.id