Lingkaraberita.com, PENAJAM – Pj. Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara, Makmur Marbun, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2024 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025.
Acara ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Babulu pada Senin (05/02/2024), bertujuan melibatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan dan pengembangan wilayah.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Makmur Marbun menyampaikan bahwa Kecamatan Babulu, dengan jumlah penduduk 39.921 jiwa dan luas wilayah 399,45 Km persegi, memiliki tingkat kepadatan rendah sebesar 99,93 Jiwa/Km persegi. Faktor luasnya perkebunan kelapa sawit dan persawahan menjadi penyebab utama kepadatan rendah ini.
Pj Bupati menjelaskan, luas lahan pertanian yang besar seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan daerah dan mengendalikan inflasi. Ia mengungkapkan komitmen untuk mengoptimalkan potensi pertanian dengan berkoordinasi serius dengan seluruh sektor, terutama dalam menangani permasalahan sumber air baku untuk pengairan lahan sawah.
Selain itu, Pj Bupati Marbun menyoroti audensi bersama Menteri Pertanian, Panglima Daerah Militer, dan Komandan Distrik Militer pada Desember 2023, yang bertujuan memohon dukungan untuk maksimalkan potensi pertanian di Kabupaten PPU, khususnya di Babulu.
Marbun menambahkan bahwa Babulu sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur harus mendapatkan perhatian serius, terutama pada infrastruktur pendukung pertanian. Ia berkomitmen untuk terus berusaha meningkatkan produksi petani melalui percepatan pembangunan bendung gerak telake, bendungan, muara lambakan, dan jaringan irigasi.
Pj Bupati juga melihat potensi pariwisata di Babulu, termasuk wisata sawah, susur sungai, dan mangrove. Ia menekankan perlunya peningkatan sarana dan prasarana pelayanan publik seperti puskesmas, air bersih, jalan, jembatan, dan infrastruktur pendidikan untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem.
Pj Bupati mengajak semua pihak terlibat dalam Musrenbang ini agar dapat menyusun RKPD Kabupaten PPU Tahun 2025 secara komprehensif, sehingga permasalahan masyarakat dapat ditangani dengan baik dan prioritas pembangunan dapat tercapai secara beriringan. (tar/)