Lingkaranberita.com, Samarinda – Kehadiran Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setkab Kutim, Zubair, dalam acara ekspos Lahan Basah Mesangat – Suwi menandai komitmen serius Pemerintah Kabupaten Kutim terhadap konservasi habitat alam.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Cristal II, Hotel Mercure Samarinda beberapa waktu lalu, turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim, E A Rafiddin Rizal.
Dalam ekspos tersebut, Zubair menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutim telah menetapkan Kawasan Ekonomi Penting Lahan Basah Mesangat-Suwi (KEP-LBMS) dengan luas mencapai 14.165,67 hektar. Langkah ini didukung oleh berbagai inisiatif kolaboratif antara konsorsium Yasiwa, Yayasan Ulin, dan Forum Pengelolaan KEP-LBMS periode April 2021 hingga Desember 2023.
“Kami berharap melalui ekspos ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat upaya konservasi yang telah dilakukan serta memperkuat peran mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Zubair.
Selain itu, Zubair juga menyoroti pentingnya melibatkan berbagai pihak terkait (stakeholder) untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan KEP-LBMS sebagai kawasan konservasi yang aman. Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, juga mengapresiasi rencana aksi Pengelolaan KEP-LBMS di Kabupaten Kutim yang melibatkan beragam lembaga dan yayasan lingkungan untuk periode 2024-2028.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat menghasilkan dampak positif baik bagi lingkungan maupun perekonomian lokal. (adv/Kutim)