Lingkaranberita.com, BENGALON – Suasana haru dan semangat membara memenuhi Aula GSG Desa Sepaso Timur saat Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar acara pengukuhan dan pembekalan Bunda PAUD Pokja Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Bengalon beberapa waktu lalu.
Dalam momen yang penuh arti ini, Camat Bengalon Suharman dengan penuh kehormatan memimpin pengukuhan yang disaksikan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman serta Ketua TP-PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah dan para undangan terkemuka.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ikrar oleh Pengurus Pokja Kecamatan dan Desa se-Bengalon, yang kemudian diikuti dengan penyerahan secara simbolis Surat Keputusan kepada Bunda PAUD yang telah resmi dikukuhkan.
Dalam arahannya, Camat Bengalon Suharman mengingatkan bahwa acara ini tidak semata-mata seremonial belaka. Ia mendorong semua Bunda PAUD, baik yang bertugas di kecamatan maupun di desa, untuk mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bengalon.
“Bunda PAUD harus bertekad untuk menyusun program kerja yang dapat dijalankan dengan optimal. Semangat, keberanian, dan dedikasi tinggi diperlukan untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan pendidikan kita. Mari tingkatkan koordinasi antar-PAUD di seluruh wilayah,” tegasnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, mendorong seluruh PAUD di Bengalon untuk meningkatkan akreditasi mereka. Menurutnya, peran PAUD sangat vital dalam membentuk masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Anak-anak usia dini adalah investasi kita untuk masa depan. PAUD harus menjadi tempat yang holistik dan integratif, memastikan hak-hak anak terpenuhi sesuai tahapan perkembangannya. Ini bukan hanya tanggung jawab Bunda PAUD, tapi juga kepala desa dan seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Robiah juga menekankan pentingnya kerjasama antara Pokja Bunda PAUD dengan lembaga pendidikan, pemerintah, industri, tokoh agama, dan masyarakat dalam mengawal pertumbuhan anak-anak untuk menjadi generasi emas Indonesia di masa depan.
“Dengan kerjasama yang solid, kita bisa memastikan bahwa mimpi kita untuk anak-anak Kutim menjadi generasi emas Indonesia pada tahun 2045 akan terwujud,” tandasnya. (adv/Kutim)