• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Program “Berobat Gratis” Layani 16 Ribu Lebih Warga Perbatasan

07/06/2022
in KALTARA
0
529
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

LINGKARANBERITA.COM, TANJUNG SELOR – Layanan Kesehatan di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), masih terus berlanjut hingga kini (Mei 2022).

Related Posts

STT Migas Hadir di Edu Fair 2022 Garapan SMA 1 Tarakan

Personel Yonarmed 18/Komposit Buritkang Terima Penghargaan dari Bea Cukai Nunukan

UBT Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Gubernur: SDM Lokal Jadi Prioritas

Satgas Pamtas Yonarmed 18/Komposit Gagalkan Penyeludupan Sabu-Sabu

Sejak bergulir sejak 2014 lalu, Layanan Dokter Terbang yang kini bernama Program Layanan Dokter Terbang Kalimantan Utara (Pro Lentera Ku), telah melayani 43 wilayah DTPK dengan jumlah masyarakat terlayani sekitar 16.172 orang. Dimana awal mulainya, lewat program ini terlayani 265 orang, tahun 2015 menjadi 767 orang, dan tahun 2016 sebanyak 475 orang.

Tahun 2017 program ini kembali dilaksanakan, dengan jumlah pasien yang terlayani sebanyak 1.872 orang. Kemudian di tahun 2018 sebanyak 2.677 orang, di 2019 sebanyak 2.779 orang, di 2020 sebanyak 4.854 orang, lalu di 2021 sebanyak 1982 orang. Dan yang terbaru, per Mei 2022, jumlah yang terlayni sebanyak 501 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara Usman mengungkapkan, 74,8 persen wilayah Kaltara merupakan daerah perbatasan (Malinau-Nunukan), yang memiliki luas wilayah 56.427 kilometer persegi. Menurutnya, hadirnya layanan kesehatan prolenteraku dapat mengurangi pengeluaran biaya kesehatan warga di Kaltara. Khususnya, warga Kaltara yang tinggal di daerah-daerah yang sulit terjangkau dan terisolir.

“Dari segi biaya program ini sangat membantu. Periode tahun 2019 hingga 2021 saja misalnya, anggaran yang dihabiskan untuk layanan berobat gratis ini sebesar Rp 5,15 miliar. Estimasi biaya jika masyarakat berobat secara mandiri ke rumah sakit terdekat itu bisa menelan biaya Rp 21 miliar,” kata Usman.

Tahun ini, lanjut Usman melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara, Pemprov Kaltara kembali mengganggar program layanan kesehatan berobat gratis di wilayah Kaltara. “Programnya sudah berjalan sejak awal Januari kemarin, dengan tetap folus pada wilayah-wilayah yang sulit di jangkau. Untuk anggaranya sendiri, tahun ini kita alokasikan Rp 381,9 juta,” tutur Usman.

Dalam waktu dekat, prolentera akan kembali dilaksanakan. Dijadwalkan pada tanggal 16 Juni 2022. “Lokasinya Desa di Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan,” tutup Usman. (dkisp)

Sumber: Diskominfo Kaltara

SendShare32
Next Post

Pembebasan Lahan oleh PT KIPI Capai 90 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.