• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Hamdam Sebut Petani di Babulu Pahlawan Pangan di PPU

13/02/2023
in PENAJAM
0

Hamdam ketika menghadiri panen padi di tiga varietas di Babulu. (Foto/HMS)

533
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), H. Hamdam mengatakan bahwa dirinya bangga dan mengapresiasi seluruh petani di Kabupaten PPU khususnya di Kecamatan Babulu. Karena keuletannya dalam mengelola lahan pertanian padi mereka menjadikan kabupaten PPU salah satu kabupaten surplus beras di Kalimantan Timur (Kaltim).

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Perihal ini dikatakan Hamdam di sela-sela kegiatan panen padi tiga varietas yang dilaksanakan oleh Kelompok tani subur, Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU, Senin, (13/2/2023).

“Saya menyebutnya para petani-petani kita ini adalah pahlawan pangan. Karena tanpa mereka kita tidak akan bisa makan nasi. Oleh karenanya kami menyampaikan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada seluruh pahlawan pangan khususnya yang ada di kecamatan Babulu ini,” kata Hamdam.

Dia menyebutkan bahwa profesi sebagai petani bukanlah profesi yang tidak menjanjikan bagi pelakunya. Karena menurutnya jika dilakukan dengan baik dan sungguh-sungguh pastilah akan menghasilkan pendapatan yang menjanjikan.

“Ya contohnya lahan padi milik bapak Zaenal keluarga yang kita panen hari ini. Beliau hanya dua orang mampu mengelola 11 hektare lahan padi dimana setiap hektar mampu menghasilkan 6-7 ton gabah. Itu artinya sangat luar biasa tentunya, termasuk bagi penghasilan keluarga,” kata Hamdam.

Ia mengatakan bahwa apalagi saat ini Ibukota Negara (IKN) akan berada di sebagian wilayah kabupaten PPU. Hal itu tentu saja kata dia ke depan pastilah Kabupaten PPU akan kedatangan penduduk baru dalam jumlah yang besar ke IKN.

Seiring dengan itu lanjut dia, sudah barang tentu kebutuhan pangan khususnya beras akan meningkat secara drastis. Oleh karena itu Hamdam berharap, petani yang ada di PPU mampu meningkatkan produktivitas pertanian yang sudah ada selama ini, salah satunya melalui peningkatan kualitas pertanian yang lebih baik. Selain itu kualitas hasil pertanian khususnya pasca panen juga menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh para petani agar mampu menjaga standar jual kepada pembeli.

“Harapan kita bagaimana produktivitas dapat terus meningkat dengan baik namun biaya produksi menurun sehingga nilai ekonomisnya tinggi. Itu yang kita harapkan,” kata Hamdam.

Pemerintah daerah lanjut dia juga berjanji akan terus memberikan dukungan dan support kepa petani yang ada di PPU khususnya kecamatan Babulu.

Sementara itu saat ditemui terpisah, Zainal salah satu anggota Kelompok tani subur ini mengatakan bahwa dirinya mengelola lahan seluas 11 hektar padi dan saat ini telah memasuki masa panen.

Dia mengatakan bahwa lahan seluas itu hanya dikelola oleh dua orang yaitu dirinya dan seorang anaknya. Namun karena memang telah memiliki pengalaman yang cukup, bagi Zaenal mengelola lahan seluas itu tidaklah terlalu sulit baginya.

Hal itu mampu dibuktikan Zaenal, dari 11 hektar lahan padi miliknya tersebut setiap hektar mampu menghasilkan gabah kering 6 sampai 7 ton per hektarnya.

“Ini telah kami jalankan sejak dulu sampai sekarang. Alhamdulillah hasilnya pun cukup memuaskan,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, mengelola lahan pertanian jika dilakukan dengan baik dan sungguh-sungguh maka akan memperoleh hasil yang memuaskan. Dia menambahkan selama ini pihaknya tidak pernah menemui kendala yang cukup berarti dalam mengelola lahan pertanian. Apalagi dalam pengelolaannya juga kini banyak menggunakan mesin sehingga prosesnya cepat.

“Memang kami melakukan tanam sudah menggunakan alat mesin yang belum banyak dimiliki oleh petani lainnya. Dan hasilnya pun cukup menggembirakan dibanding dengan cara lain seperti tanam manual atau pun tabela,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh ketua TP PKK ke depan orang nomor satu di lingkungan Pemkab PPU itu juga berharap bahwa profesi petani bukan hanya menjadi profesi yang dapat dikatakan keterpaksaan tetapi sebaliknya diharapkan mampu menjadi pilihan yang dapat menguntungkan bagi pelakunya. (adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Dibutuhkan Kolaborasi Pemerintah, Swasta dan Masyarakat untuk Pengembangan SDM dan Parekraf

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.