• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Kutim

07/12/2022
in KUTIM
0

Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Sulaiman, Sekretaris DPPKB Indra Arie Iranday bersama para peserta Rakor Penguatan Kelembagaan TPPS Kecamatan. (Foto/ist)

532
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

LINGKARANBERITA.COM, SANGATTA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kecamatan di Ruang Tempudau Kantor Bupati Kutim, Selasa (7/12/2022). Acara yang dibuka oleh Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono turut dihadiri Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, anggota PKK, perwakilan OPD, serta para camat.

Related Posts

Polisi Turun Tangan Jaga Harga Beras, Warga Muara Pahu Serbu Program SPHP

Hilirisasi Sawit Dipercepat, Kutim Tawarkan KEK Maloy sebagai Magnet Investasi Industri

Gebyar Prestasi SMA YPPSB 2026, Wabup Kutim Tekankan Akses Pendidikan dan Kesiapan Hadapi Era Digital

Ornitari Sangatta Hadirkan Majelis Taklim Berbasis Pemberdayaan, Jamaah Tembus 120 Orang

Dalam laporannya, Sekretaris DPPKB Indra Arie Iranday mengatakan target pihaknya bersama- sama bagaimana menurunkan stunting di angka 14 persen di tahun 2024 sesuai dengan perintah Presiden RI Joko Widodo, dengan kondisi sekarang Kutim berada di angka 27,5 persen yang menempati posisi tertinggi di Kaltim.

“Kegiatan percepatan penurunan stunting telah dilakukan sejak tahun 2021, dan saat ini tim pendampingan sudah terdapat mulai tingkat desa yang terdiri dari kader di lapangan, anggota PKK, dan juga tenaga kesehatan seperti bidan. Hal yang patut disyukuri juga melalui penilaian BKKBN Kaltim, Kutim memiliki dua orang pendamping keluarga terbaik yang capaian pendampingan keluarganya menyentuh angka 1.000 orang,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono menegaskan penurunan stunting ini merupakan kerja gotong royong.

“Ini merupakan kerja besar, yang harus dilakukan bersama-sama. Harus ada rencana aksi i yang baik dan berkelanjutan, agar kita mampu memenuhi target itu. Harapannya setelah ini seluruh stakeholder dapat turut bertanggung jawab, karena stunting juga merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah terkait kesejahteraan rakyat,” tuturnya.

Pada kesempatan ini juga diserahkan SK TPPS kepada 18 kecamatan serta penghargaan pendampingan terbaik kepada Kecamatan Telen, Busang, Batu Ampar, Rantau Pulung, dan Sandaran. Setelah itu dilakukan penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting. (der/advkutim)

SendShare32
Next Post

RIPPD Kutim Utamakan Ekonomi Daerah Hingga Pengawasan Pariwisata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.