• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Varian Baru COVID-19 XE Ditemukan di Inggris, WHO: Lebih Cepat Menular Dibanding Omicron

05/04/2022
in HEALTH
0

WASPADA: Perkembangan virus COVID-19 tak lepas dari pantauan WHO. Termasuk munculnya varian baru ini di Inggris.

542
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

LINGKARANBERITA.COM, KESEHATAN – Kabar mengejutkan datang dari WHO. Badan kesehatan dunia ini l, membawa info terbaru mengenai varian Covid-19 XE.

Related Posts

Ini 9 Gejala Varian XBB, Gak Beda Jauh Sama yang Biasa…

Relawan Eco Enzyme Indonesia Sukses Gelar Patihan di SMA 24 Bone Sulsel, Husain: Sangat Baik Untuk Hidup Berkelanjutan

Mengenal Eco Enzyme dengan Manfaat Luar Biasa

Jamaah Gelombang Kedua Mulai Geser Ke Madinah, Tetap Waspdai Faktor Risiko

Mutan baru yang ditemukan di Inggris ini, disebut mungkin lebih menular daripada jenis Covid-19 manapun.

XE adalah rekombinasi Covid-19 varian Omicron asli, BA.1, dengan subvariannya BA.2 (Omicron Siluman). WHO menyebut XE tampaknya 10% lebih menular dibanding BA.2, yang memang lebih cepat pertumbuhannya.

“Perkiraan awal menunjukkan tingkat pertumbuhan di masyarakat sebesar 10% dibandingkan dengan BA.2. Namun, temuan ini memerlukan konfirmasi lebih lanjut,”tegas WHO, dikutip NDTV, Selasa (5/4/2022).

Sebelumnya WHO sudah mengonfirmasi kehadiran XE sejak 31 Maret. Namun sebenarnya kasus sudah terdeteksi sejak 19 Januari.

“Kurang dari 600 sekuens telah dilaporkan,” tegas WHO, dikutip Express.

Gejalanya sendiri belum dipaparkan secara signifikan.

Namun seorang dokter penyakit dalam di Johns Hopkins Bayview Medical Center di Baltimore, dr. Erica Johnson mengatakan gejala varian baru itu mirip dengan Omicron asli.

Gejala utama BA.1 dan BA.2 ringan adalah batuk, demam, kelelahan, dan kemungkinan hilangnya rasa atau penciuman. Sejumlah pasien juga mencatat pilek, masalah pencernaan, sakit kepala dan ruam kulit.

Di Inggris, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSCA), mencatat ada 637 kasus XE di negara itu hingga 22 Maret. Sejak pandemi mewabah, Inggris mencatat ada 21 juta kasus dengan 165 ribu kematian. (**lb-4)

SendShare32
Next Post

Pastikan Stok Minyak Curah Tersedia, Kapolri Bentuk Satgas Gabungan Awasi Produksi dan Distribusi Selama 24 Jam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.8k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
1.9k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.