Lingkaranberita.com, MALANG – Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperkuat kapasitas akademik dan produktivitas penelitian sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Upaya tersebut tercermin dari keberhasilan kampus ini memperoleh berbagai pendanaan riset dengan nilai mencapai lebih dari Rp5 miliar.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNGJUNGI: www.unisma.ac.id
Capaian tersebut disampaikan dalam momentum Wisuda Periode ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di Gedung Bundar UNISMA.
Dalam periode berjalan, UNISMA berhasil memperoleh hibah penelitian sebesar Rp3,28 miliar dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Selain itu, universitas juga mendapatkan alokasi dana pengabdian kepada masyarakat sebesar Rp170,14 juta.
Tidak hanya dari lembaga dalam negeri, UNISMA turut memperoleh dukungan pendanaan penelitian internasional melalui program Knowledge and Innovation Exchange dari konsorsium Indonesia–Australia.
Nilai hibah tersebut mencapai 148.861 dolar Australia atau setara sekitar Rp1,8 miliar. Penelitian ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Charles Darwin University dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.
Fokus kerja sama diarahkan pada pengembangan pendidikan inklusif dan berkelanjutan.
Produktivitas Inovasi Terus Meningkat
Penguatan penelitian juga berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Dalam rangkaian wisuda, UNISMA memberikan apresiasi kepada lima dosen yang baru menyelesaikan pendidikan doktoral atau strata tiga (S-3).
Peningkatan kualifikasi akademik tenaga pengajar tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran, pengembangan keilmuan, serta kemampuan universitas dalam menghasilkan penelitian yang bermanfaat.
Di bidang inovasi dan kekayaan intelektual, UNISMA mencatatkan kepemilikan dua paten biasa, enam paten sederhana, 54 Hak Kekayaan Intelektual (HKI), satu desain industri, serta 28 merek terdaftar.
Berbagai capaian tersebut menjadi indikator pengembangan ekosistem penelitian dan inovasi yang terus didorong di lingkungan perguruan tinggi.
Pengembangan jejaring akademik juga diarahkan pada sejumlah bidang strategis, seperti ketahanan pangan, laboratorium desain berkelanjutan atau Sustainable Design Lab, serta pengembangan konsep kampus hijau (green campus).
Perluas Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri
Penguatan kapasitas akademik UNISMA tidak hanya dilakukan melalui penelitian, tetapi juga melalui perluasan kerja sama internasional.
Salah satu program yang dikembangkan adalah kerja sama gelar ganda (joint degree) dengan St. John’s University, Taiwan.
Program tersebut melibatkan mahasiswa Teknik Mesin, Teknik Sipil, dan Teknik Elektro melalui skema pembelajaran 2+2 dan 3+1.
Mahasiswa yang mengikuti program ini menjalani pendidikan di dua perguruan tinggi mitra dan berhak memperoleh gelar Sarjana Teknik dari UNISMA serta Bachelor of Engineering dari St. John’s University.
Selain itu, lingkungan akademik internasional UNISMA juga diperkuat dengan kehadiran 10 mahasiswa asing asal Sudan, Timor Leste, Thailand, dan Uzbekistan yang turut dikukuhkan dalam Wisuda Periode ke-80.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNGJUNGI: www.unisma.ac.id
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UNISMA, dr. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., menyebut keberagaman mahasiswa menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun lingkungan pendidikan yang terbuka dan menghormati perbedaan.
Menurutnya, mahasiswa dari berbagai latar belakang agama dan negara dapat menempuh pendidikan dengan aman dan nyaman di UNISMA.
Siapkan Konferensi Internasional
Sebagai kelanjutan dari penguatan kolaborasi dan produktivitas penelitian, UNISMA juga mempersiapkan agenda akademik berskala internasional.
Salah satunya melalui penyelenggaraan The First International Conference on Animal Bioscience for Sustainable Ecosystem yang dijadwalkan berlangsung pada 28 November 2026.
Konferensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat jejaring peneliti, serta membuka peluang kolaborasi lintas institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Rangkaian capaian pendanaan penelitian, peningkatan kualifikasi dosen, kepemilikan kekayaan intelektual, dan kerja sama internasional memperlihatkan arah pengembangan UNISMA yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan pendidikan dan pengajaran.
Melalui penguatan riset dan inovasi, UNISMA berupaya membangun perguruan tinggi yang mampu menghasilkan pengetahuan, menjawab kebutuhan masyarakat, serta berkontribusi dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.(adv/din)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNGJUNGI: www.unisma.ac.id