Lingkaranberita.com, MALANG – Pendidikan biologi di Universitas Islam Malang (UNISMA) menjadi salah satu fondasi perjalanan Tengku Anggun Lestari, S.Si. untuk membangun karier sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Alumni Program Studi Biologi FMIPA UNISMA angkatan 2016 yang lulus pada 2020 itu kini dipercaya sebagai Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Kayong Utara, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara. Di luar tugas pemerintahan, Anggun juga mengembangkan usaha dan berbagai kegiatan sosial.
Semasa kuliah, perempuan asal Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut dikenal aktif dan berprestasi. Ia meraih IPK 3,81, menjadi asisten dosen pada sejumlah mata kuliah, terlibat dalam penelitian dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), serta mengikuti konferensi ilmiah nasional dan internasional.
Pengalaman akademiknya semakin luas melalui berbagai kegiatan internasional, termasuk konferensi sains, studi kewirausahaan di Malaysia, riset pasar di Singapura, serta kunjungan akademik ke Thailand.
Setelah lulus, Anggun mengawali karier di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kayong Utara. Ia turut memberikan edukasi pengelolaan lingkungan melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme dan pupuk organik bagi sekolah.
Sejak 2023, fokusnya berkembang pada sektor pertanian. Sebagai Koordinator POPT, ia melakukan pemantauan organisme pengganggu tanaman, menyusun rekomendasi pengendalian, menerapkan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT), serta mendampingi petani menuju pertanian berkelanjutan.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Anggun juga memperkuat kompetensi digital. Pada 2025, ia memperoleh sertifikasi AI Digital Marketing dari BNSP melalui program yang didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kemampuan tersebut dimanfaatkan untuk membuat konten edukasi tentang pertanian, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Berbagai penghargaan turut melengkapi kiprahnya, termasuk Penghargaan Perempuan Berjasa dan Berprestasi dari Kemendagri bersama OASE Kabinet Indonesia Maju pada 2023 serta penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Pertanian pada 2025.
Di ranah sosial, Anggun aktif dalam kegiatan literasi, pemberdayaan perempuan, kepemudaan, lingkungan, dan UMKM. Ia terlibat dalam pendirian sejumlah komunitas dan lembaga sosial, termasuk gerakan donasi buku, pembangunan rumah baca, edukasi konservasi mangrove, serta pendampingan UMKM dan petani.
Jejaknya juga meluas ke forum internasional, di antaranya International Youth Leader di Kairo dan Istanbul Youth Summit di Turki.
Beragam aktivitas tersebut menunjukkan bahwa ilmu biologi yang diperoleh di UNISMA dapat berkembang menjadi modal untuk membangun karier, inovasi, kewirausahaan sosial, sekaligus pengabdian kepada masyarakat.(adv/bro1)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id