Lingkaranberita.com, Kutai Timur — Pangdam VI/Mulawarman, Krido Pramono, menegaskan prajurit TNI AD harus mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan masyarakat serta hadir sebagai sosok yang dicintai rakyat.
Pesan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Kodim 0909/Kutai Timur, Jumat lalu, dalam rangka pembinaan satuan dan penguatan semangat pengabdian prajurit di wilayah Kodam VI/Mulawarman.
Kunjungan berlangsung penuh semangat dan nuansa kekeluargaan. Pangdam disambut dengan prosesi adat sebelum meninjau satuan, menerima paparan, melakukan penanaman pohon, hingga memberikan pengarahan kepada prajurit dan PNS jajaran Brigif 32/MKL serta Kodim 0909/Kutai Timur.
Dalam arahannya, Krido Pramono menekankan pentingnya rasa syukur sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan kehidupan seorang prajurit.
“Kalau kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat dan rezeki kepada kita. Dengan rasa syukur, tantangan dan beban tugas akan terasa lebih ringan,” ujarnya di hadapan personel Kodim 0909/Kutim.
Menurut Pangdam, kekuatan prajurit tidak hanya diukur dari kemampuan fisik maupun intelektual, tetapi juga dari kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui silaturahmi dan kepedulian sosial.
Ia meminta prajurit teritorial aktif hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.
“Kodim harus memiliki kekuatan silaturahmi. Jadilah prajurit yang bernilai di mata rakyat. Kalau kalian sudah menjadi emas di tengah masyarakat, maka kalian akan memiliki kehormatan yang tinggi,” tegasnya.
Selain itu, Pangdam juga mengingatkan prajurit agar terus meningkatkan kemampuan dan wawasan di tengah perkembangan teknologi serta dinamika global yang bergerak cepat. Prajurit teritorial, kata dia, harus peka terhadap berbagai persoalan di wilayah, mulai dari konflik sosial, sengketa lahan hingga ketahanan pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Krido Pramono turut memberikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0909/Kutai Timur atas disiplin dan minimnya pelanggaran yang berhasil dipertahankan selama ini.
“Saya bangga karena di Kodim ini tidak ada pelanggaran yang menonjol. Pertahankan kehormatan dan nama baik satuan,” katanya.
Kunjungan kerja itu menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas dan profesionalisme prajurit jajaran Kodam VI/Mulawarman agar tetap adaptif, humanis, dan dicintai masyarakat dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.(pdm/bro3)