• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Dari Kampus Hijau ke Tanah Suci: Jejak Pengabdian Nurjamilah Mendidik Generasi Indonesia di Jeddah

03/01/2026
in EDUCATION
0

Nurjamilah, alumni UNISMA Fakultas Agama Islam Jurusan PAI angkatan 1999, menapaki perjalanan panjang hingga ke Arab Saudi.(ist)

527
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, MALANG – Semangat mengabdi di dunia pendidikan membawa Nurjamilah, alumni Universitas Islam Malang (UNISMA) Fakultas Agama Islam Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 1999, menapaki perjalanan panjang hingga ke Arab Saudi. Kini, ia menjalankan amanah sebagai guru di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), mendampingi putra-putri bangsa yang tumbuh jauh dari tanah air.

Related Posts

Riset Dosen Unisma Ungkap Khasiat Antibakteri Daun Salam

Harmoni Mahasiswa Unisma Getarkan Stadion Gajayana di Puncak Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Dari Kampus ke Kursi Bupati, FIA UNISMA Hadirkan Praktik Kepemimpinan Nyata di Ruang Akademik

Refleksi Akhir Tahun, UNISMA Gelar Dzikir Bersama dan Kenang 16 Tahun Wafatnya Gus Dur

SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id

Puluhan tahun bergelut di dunia pendidikan, Nurjamilah konsisten menanamkan nilai keislaman, akhlak, dan kecintaan terhadap Indonesia kepada para siswanya. Baginya, profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan ladang pengabdian yang harus dijalani dengan keikhlasan dan keteladanan.

Bekal keilmuan yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di UNISMA menjadi fondasi kuat dalam menjalani peran tersebut. Saat berstatus mahasiswa, Nurjamilah dikenal aktif dalam kegiatan akademik dan organisasi. Pengalaman itu membentuk karakter disiplin, kepemimpinan, serta kemampuan adaptasi yang sangat berguna ketika terjun ke dunia kerja.

Karier mengajarnya dimulai tak lama setelah wisuda. Pada rentang 1999 hingga 2003, ia mengabdikan diri sebagai Guru Pendidikan Agama Islam di Pesantren Syeh Ahmad Daud Paluta, Sumatera Utara. Di lingkungan pesantren, ia tak hanya mengajarkan materi keagamaan, tetapi juga membina karakter dan kedisiplinan santri.

Perjalanan profesionalnya berlanjut hingga akhirnya pada 2014 dipercaya mengemban tugas di Sekolah Indonesia Jeddah. Di sekolah yang berada di bawah naungan pemerintah Indonesia tersebut, Nurjamilah berperan sebagai guru kelas sekaligus guru PAI, melayani anak-anak Warga Negara Indonesia yang menetap di Jeddah dan sekitarnya.

Mengajar di luar negeri menghadirkan tantangan tersendiri. Selain beradaptasi dengan budaya setempat, ia juga memikul tanggung jawab menjaga jati diri kebangsaan peserta didik. Melalui pendekatan pembelajaran yang seimbang, Nurjamilah memadukan kurikulum nasional dengan penguatan nilai Islam dan akhlak mulia, agar siswa tetap tumbuh sebagai generasi Indonesia yang berkarakter.

SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id

Di luar ruang kelas, kontribusinya terasa dalam pembinaan kepribadian siswa, pendampingan emosional, hingga menjalin komunikasi intens dengan orang tua dan komunitas diaspora Indonesia. Kehadirannya menjadi figur teladan sekaligus penguat ikatan kebangsaan di perantauan.

Bagi Nurjamilah, pendidikan adalah jalan panjang yang menuntut kesabaran dan konsistensi. Ia meyakini bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi beriman, berilmu, dan berakhlak, meski berada ribuan kilometer dari tanah air.

Kepada generasi muda, ia menitipkan pesan agar tidak memisahkan ilmu dari iman. Menurutnya, keseimbangan keduanya menjadi kunci agar seseorang tumbuh rendah hati, bijak, dan tidak mudah tersesat. Ia juga mengajak pelajar memanfaatkan teknologi secara cerdas, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta menanamkan nilai kejujuran, kerja keras, dan kepedulian sosial.

Di akhir, Nurjamilah menyampaikan harapannya agar UNISMA terus berkembang sebagai perguruan tinggi unggul yang melahirkan lulusan berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai keislaman. Ia juga mengajak para alumni untuk senantiasa menjaga marwah almamater dan menjadi duta kebaikan di mana pun berada.

“Di mana pun kita bertugas, nama UNISMA selalu melekat. Mari kita jaga dengan karya dan pengabdian nyata,” tutupnya.(adv)

SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id

SendShare32
Next Post

Wakasad Pastikan Rindam VI/Mlw Siap Cetak Prajurit Unggul Pasca Restrukturisasi Kodam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.8k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
1.9k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.