• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Breakwater, TPI Baru, dan Revitalisasi PPI: PPU Siapkan Proposal Besar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

25/11/2025
in PENAJAM
0

Bupati PPU Mudyat Noor abadikan momen bersama.(ist)

535
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Jakarta — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memantapkan langkah besar dalam pengembangan infrastruktur perikanan melalui berbagai usulan program yang diajukan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Usulan itu disampaikan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, dalam audiensi resmi dengan Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Selasa (25/11/2025).

Related Posts

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

PPU Gencarkan Sosialisasi Aturan Ketenagakerjaan, 147 Perusahaan Mulai Lengkapi Laporan Operasi

Beberapa program prioritas yang diusulkan antara lain pembangunan breakwater di Sungai Nenang untuk meningkatkan keselamatan kapal nelayan, revitalisasi delapan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), serta penguatan fasilitas Pelabuhan Perikanan Api-Api.

Mudyat menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur ini merupakan langkah penting untuk memperbaiki tata niaga dan memastikan hasil tangkapan nelayan tidak lagi dijual dengan harga rendah.

“Kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat koperasi nelayan, dan memastikan fasilitas pendukung benar-benar memadai,” tegasnya.

Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menyatakan bahwa pembangunan breakwater serta fasilitas pendukung lainnya dapat diprioritaskan apabila memenuhi kebutuhan teknis dan memberikan manfaat langsung bagi nelayan.

Menindaklanjuti dukungan tersebut, Bupati PPU meminta seluruh SKPD teknis segera mempercepat penyusunan proposal dan dokumen pendukung agar proses di KKP segera berjalan.

“Saya juga meminta DPRD terlibat dalam pengawasan agar semuanya lebih cepat dan terarah. Harapannya, pembangunan KNMP dapat segera dirasakan masyarakat pesisir,” jelas Mudyat.

Audiensi ini turut melibatkan sejumlah unsur penting dari Pemkab PPU, termasuk anggota DPRD PPU Sujiati dan Tohirun, Kepala Dinas Perikanan H. Rozihan Azwad, serta Sekretaris Bapelitbang Ade Embongbulan.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Bangun Literasi dari Desa: Gianyar–PPU Perkuat Jejaring Melalui Studi Tiru Perpustakaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.8k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
1.9k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.