• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Dorong ASN PPU Jadi Aparatur Masa Depan, Mudyat Noor: Pelayanan Publik Tak Bisa Lagi Jalan Seperti Dulu

19/11/2025
in PENAJAM
0

Bupati PPU Mudyat Noor ketika menghadiri rapat kepegawaian di Jakarta.(ist)

540
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, JAKARTA — Transformasi pelayanan publik menjadi fokus utama Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor saat menghadiri Rakornas Kepegawaian 2025 di Jakarta. Di forum yang dipimpin Badan Kepegawaian Negara (BKN) tersebut, ia menekankan perlunya aparatur PPU beradaptasi lebih cepat demi menjawab tantangan pembangunan modern.

Related Posts

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

PPU Gencarkan Sosialisasi Aturan Ketenagakerjaan, 147 Perusahaan Mulai Lengkapi Laporan Operasi

Dengan mengusung tema “ASN Bergerak Bersama Wujudkan Asta Cita”, Rakornas 2025 mempertemukan para pemangku kebijakan untuk membahas manajemen ASN yang lebih lincah, terukur, dan sesuai tuntutan publik.

Menurut Mudyat Noor, tantangan pelayanan saat ini tidak lagi sederhana. Perubahan teknologi, ekspektasi publik, hingga dinamika ekonomi menuntut aparatur yang kompeten dan inovatif.

“ASN masa sekarang tidak bisa bekerja dengan ritme lama. Mereka harus mampu menyesuaikan diri, belajar cepat, dan peka terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya usai Rakornas.

Ia menilai bahwa reformasi ASN hanya akan berhasil bila didukung budaya kerja yang progresif. “Perubahan birokrasi harus terasa. Masyarakat harus benar-benar merasakan peningkatan layanan, bukan hanya mendengar wacana,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh dalam arahannya menegaskan bahwa manajemen ASN ke depan berbasis pada data dan manajemen talenta. Pendekatan berbasis bukti (evidence-based) diperlukan untuk memastikan ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan kebutuhan daerah.

“Manajemen ASN harus lincah menjawab tantangan sektor publik, atau kita akan tertinggal,” kata Zudan.

Rakornas yang juga dihadiri pimpinan kementerian, DPR RI, dan kepala daerah ini menjadi titik penting memperkuat kolaborasi pusat–daerah dalam mempercepat transformasi birokrasi nasional.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Unisma Dorong ELT yang Lebih Humanis di Tengah Ledakan AI di Kelas Bahasa Inggris

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.8k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
1.9k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.