lingkaranberita.com, Penajam, 4 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya untuk membangun masa depan melalui jalur pendidikan. Dalam sebuah seremoni penuh apresiasi dan harapan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda PPU, Nicko Herlambang, menghadiri acara Purna Tugas Guru Muda Garda Depan Angkatan V sekaligus menyambut kepulangan pelajar PPU dari Osaka Expo, Jepang.
Dua momentum berbeda, namun saling melengkapi: satu adalah penghormatan bagi para pendidik muda yang telah mengabdi, dan yang lain adalah perayaan prestasi pelajar yang membawa budaya lokal ke panggung dunia.
“Kami lepas guru muda hari ini dengan penuh kebanggaan, karena mereka tak hanya mengajar, tapi juga memberi inspirasi,” kata Nicko dalam sambutannya di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU.
Kolaborasi Pendidikan dan Kebudayaan
Acara ini digagas oleh Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim, yang telah mengirimkan guru-guru muda ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), termasuk di Kecamatan Sepaku. Mereka hadir bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai mitra belajar bagi guru lokal.
“Yang mereka tinggalkan bukan hanya metode, tapi semangat. Kami harap pola-pola baik ini menular luas di sekolah-sekolah PPU,” ujar Nicko.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab juga menyambut rombongan pelajar yang baru saja tampil di Osaka Expo, Jepang, membawakan kesenian khas budaya Paser. Keterlibatan pelajar dalam forum internasional ini menjadi sinyal bahwa kualitas generasi muda PPU semakin diperhitungkan, bahkan di kancah global.
Kartu Penajam Cerdas: Inovasi Baru untuk Akses Pendidikan Merata
Tak berhenti pada apresiasi, Pemkab PPU juga menyiapkan langkah konkret untuk memperluas akses dan kualitas pendidikan. Salah satunya adalah peluncuran program “Kartu Penajam Cerdas”, yang ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar siswa dari keluarga kurang mampu.
“Melalui kartu ini, anak-anak kita akan menerima bantuan perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, hingga kebutuhan harian secara rutin. Ini wujud nyata pemerataan kesempatan belajar,” tegas Nicko.
Selain itu, pemerintah juga tengah memperkuat program beasiswa berjenjang untuk siswa SD, SMP, SMA hingga mahasiswa di perguruan tinggi negeri. Pendekatannya kini lebih variatif dan terbuka, demi menjangkau lebih banyak pelajar berbakat yang membutuhkan dukungan.
“Pendidikan adalah tangga ke masa depan. Kami ingin setiap anak PPU bisa naik tangga itu tanpa hambatan biaya,” ujarnya.
Pendidikan sebagai Pilar Pembangunan IKN
Sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), PPU menyadari bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah investasi strategis. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa masyarakat lokal memiliki daya saing yang kuat, bukan hanya di sektor formal, tapi juga di bidang budaya, teknologi, dan sosial.
“PPU harus jadi rumah lahirnya talenta hebat. Dari ruang kelas, dari panggung budaya, dari laboratorium, kita siapkan generasi yang tak hanya siap bersaing, tapi juga mampu memimpin,” tutup Nicko dengan penuh optimisme.(adv/kominfoppu)