• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pendirian Koperasi Merah Putih di Lawe-Lawe Masih Terkendala Dana, Sosialisasi Baru Tahap Perencanaan

23/05/2025
in PENAJAM
0

Bagian gedung Kelurahan Lawe Lawe sudah disiapkan jika ingin digunakan sebagai koperasi Merah Putih. (Ist)

552
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam,— Pemerintah Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tengah merencanakan pendirian Koperasi Merah Putih sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat. Namun, inisiatif tersebut masih menghadapi kendala pembahasan dana, dan sosialisasi kepada masyarakat pun masih dalam tahap perencanaan.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Lurah Lawe-Lawe, Irwandah Sukoco, S.STP., mengungkapkan bahwa koperasi ini diharapkan menjadi wadah ekonomi kolektif bagi masyarakat, terutama dalam mendorong usaha kecil dan menengah. Meski demikian, pihak kelurahan belum dapat melangkah lebih jauh karena persoalan pendanaan belum terselesaikan.

“Koperasi Merah Putih adalah program yang kami dorong untuk mendukung penguatan ekonomi warga. Tapi saat ini kami masih dalam tahap perencanaan sosialisasi karena pembahasan mengenai sumber dana awal belum tuntas,” jelas Irwandah.

Menurutnya, pembentukan koperasi tidak hanya memerlukan dukungan administratif dan hukum, tetapi juga memerlukan dana awal untuk operasional dasar seperti pembentukan struktur organisasi, penyusunan AD/ART, serta pelatihan pengelolaan koperasi.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Dinas Sosial, dan dinas teknis lainnya agar bisa mendapatkan dukungan penuh, termasuk kemungkinan penguatan dana hibah atau fasilitasi APBD,” tambahnya.

Irwandah menyampaikan harapan agar koperasi ini nantinya dapat menjadi wadah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat Lawe-Lawe secara mandiri, termasuk bagi nelayan, petani, dan pelaku UMKM lokal.

“Kami optimistis, dengan perencanaan yang matang dan dukungan lintas sektor, koperasi ini bisa segera direalisasikan. Tapi untuk saat ini, kita fokus dulu pada penyusunan rencana sosialisasi dan penguatan kelembagaan,” tutupnya.

Pemerintah kelurahan menargetkan tahapan awal bisa dimulai dalam waktu dekat setelah ada kejelasan dukungan anggaran dan teknis dari instansi terkait.(adv/kominfoppu)

SendShare33
Next Post

Polda Kaltim Ungkap 91 Kasus Selama Operasi Pekat Mahakam II 2025: 134 Tersangka Diamankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.