Lingkaranberita.com, Penajam, – Gerakan transformasi pertanian berkelanjutan resmi dimulai dari Kelurahan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, memimpin langsung tanam perdana padi menggunakan Pupuk Organik Nasional (PORNAs), sebuah inovasi yang digadang-gadang menjadi kunci regenerasi sistem pertanian Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Organik Nasional yang mengusung misi besar: menciptakan sistem pertanian ramah lingkungan tanpa meninggalkan produktivitas. Diselenggarakan lewat kolaborasi antara Pemkab PPU, PT AWM Elite Internasional, dan Kodim 0913/PPU, acara ini menandai babak baru pertanian lokal menuju model pertanian regeneratif.
“Ini bukan sekadar tanam padi, tapi tanam harapan baru. Kami ingin pertanian yang mandiri, berkelanjutan, dan menguntungkan petani serta alam,” ujar Wabup yang akrab disapa Wabup Win, 5 Mei 2024.
Lebih dari Sekadar Pupuk: Simbol Revolusi Hijau Modern
PORNAs merupakan pupuk berbasis bahan alami yang tidak hanya menjaga kesuburan tanah, tetapi juga menekan biaya produksi jangka panjang. Penerapannya di Waru menjadi pilot project yang diharapkan bisa ditiru daerah lain.
“Pupuk organik ini bukan tren sesaat. Ini jawaban atas kebutuhan masa depan: hasil tinggi, tanah tetap sehat, dan lingkungan tetap lestari,” tambah Wabup Win.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran TNI, Dinas Pertanian, tokoh masyarakat, dan para petani yang siap menjadi garda depan perubahan pola tanam di PPU.
TNI dan Petani: Duet Strategis untuk Ketahanan Pangan
Wabup Win juga memberikan apresiasi kepada Kodim 0913/PPU yang aktif mendampingi petani dalam berbagai program. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah fondasi penting menuju pertanian yang tangguh dan adaptif.
“Petani semangat, TNI solid, teknologi masuk – maka pertanian kita tidak hanya kuat, tapi juga berdaulat,” tegasnya.
Langkah Awal Menuju Kedaulatan Pangan Lokal
Melalui pelatihan dan pendampingan, petani diharapkan dapat mengadopsi teknologi dan praktik ramah lingkungan dengan lebih percaya diri. Pemkab PPU sendiri berkomitmen menjadikan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang maju dan berdaya saing tinggi.
Dengan tanam perdana ini, Waru bukan sekadar lahan bertanam, tetapi laboratorium pertanian masa depan. Dan dengan semangat kolaborasi yang kuat, PPU menyiapkan diri untuk menjadi percontohan pertanian hijau nasional.(adv/kominfoppu)