lingkaranberita.com, Penajam, — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan. Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) akan terus menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kepala Dishub PPU, Alimuddin, mengatakan pihaknya telah menerima banyak usulan dari masyarakat terkait titik-titik rawan yang membutuhkan penerangan tambahan. Dishub pun mulai melakukan pendataan serta pemetaan lokasi baik di wilayah pusat kota maupun pinggiran.
“Kami memahami bahwa penerangan jalan bukan sekadar estetika, tetapi menyangkut keselamatan pengguna jalan dan rasa aman warga, terutama pada malam hari,” ujar Alimuddin saat ditemui, Selasa (22/4/2025).
Penetapan Titik Prioritas Berdasarkan Usulan dan Survei
Sejumlah lokasi telah diidentifikasi sebagai prioritas pemasangan LPJU berdasarkan laporan masyarakat dan survei lapangan. Di antaranya adalah akses menuju Pelabuhan Speedboat Penajam, jalan lingkungan di Kelurahan Petung, serta beberapa ruas jalan utama di Kecamatan Waru, Babulu, dan arah masuk ke Kecamatan Sepaku.
Alimuddin menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk memastikan realisasi pemasangan LPJU berjalan sesuai perencanaan dan anggaran tahunan.
“Kami akan mengutamakan wilayah dengan aktivitas tinggi dan tingkat risiko kecelakaan atau kriminalitas yang besar,” tambahnya.
Optimalisasi Anggaran dan Perluasan Program
Untuk memperluas jangkauan program LPJU, Dishub akan mengupayakan optimalisasi anggaran melalui APBD perubahan 2025 serta pengajuan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Selain pemasangan baru, Dishub juga rutin melakukan evaluasi dan pemeliharaan terhadap lampu jalan yang telah terpasang agar tetap berfungsi optimal.
Sinergi dengan pemerintah kecamatan dan desa juga terus ditingkatkan guna mempercepat inventarisasi kebutuhan di tingkat lokal.
“Kami terbuka terhadap laporan dari masyarakat maupun pemerintah desa. Semakin detail data yang masuk, semakin cepat pula kami bisa menindaklanjutinya,” ujarnya.
Imbauan Partisipasi Masyarakat
Alimuddin turut mengajak masyarakat untuk mendukung keberlangsungan program LPJU dengan menjaga fasilitas yang telah terpasang. Ia menyebut, vandalisme dan kerusakan menjadi tantangan tersendiri dalam pemeliharaan infrastruktur penerangan.
“Kami mengimbau masyarakat ikut menjaga dan segera melaporkan jika ada lampu jalan yang mati atau rusak. Ini bagian dari partisipasi bersama dalam mewujudkan PPU yang aman dan nyaman,” tutupnya.
Dishub PPU berharap dengan langkah ini, penerangan jalan di seluruh wilayah kabupaten dapat merata, meningkatkan rasa aman warga, serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi, terutama pada malam hari.(adv/kominfoppu)