lingkaranberita.com, Penajam – Di tengah dinamika pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memulai gebrakan di bidang kesehatan dengan menyasar kelompok yang sering terabaikan: pelajar sekolah dasar hingga menengah.
Lewat program skrining kesehatan massal bertajuk “Generasi Sehat, Masa Depan Kuat”, Dinas Kesehatan PPU menggandeng 11 Puskesmas untuk menyisir 165 sekolah di seluruh kecamatan mulai Juli 2025.
“Anak-anak sekolah perlu diperhatikan kesehatannya, bukan hanya prestasinya. Kami ingin mereka tumbuh tanpa hambatan kesehatan yang bisa dicegah sejak dini,” ujar Ariyani, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes PPU, Rabu (16/4/2025).
Bukan Sekadar Cek Kesehatan, Tapi Langkah Nyata Preventif
Program ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula dan kolesterol, serta skrining umum lainnya. Jika ada temuan medis yang perlu penanganan lanjut, siswa akan dirujuk langsung ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi.
Ariyani menegaskan, ini bukan program pengobatan, tetapi upaya serius untuk membentuk budaya deteksi dini yang belum lazim di kalangan pelajar. “Masalah kesehatan sering tidak disadari karena tidak terasa. Kalau bisa dicegah dari sekarang, kenapa harus menunggu sakit?”
Dukungan Lapangan: Tim Medis Jemput Bola
Dinas Kesehatan tak bergerak sendiri. Sebanyak 11 Puskesmas disiagakan sebagai pelaksana utama. Model jemput bola dipilih agar program menyentuh sekolah-sekolah di pelosok yang jauh dari layanan medis.
“Tim dari Puskesmas akan datang langsung ke sekolah. Tidak perlu siswa datang ke puskesmas—kami yang datang ke mereka,” tegas Ariyani.
Membangun Kebiasaan Sehat Sejak Bangku Sekolah
Selain pemeriksaan, program ini juga akan dilengkapi dengan edukasi gaya hidup sehat, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, hingga manajemen stres ringan bagi pelajar.
“Anak-anak perlu tahu pentingnya menjaga diri, bukan hanya belajar di kelas. Ini investasi kesehatan jangka panjang bagi daerah,” kata Ariyani.
PPU Menuju Kabupaten Ramah Kesehatan Pelajar
Lewat inisiatif ini, Penajam Paser Utara menegaskan komitmennya menjadikan sektor kesehatan preventif sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. Di era persaingan global dan tantangan lingkungan yang makin kompleks, generasi yang sehat adalah kekuatan sesungguhnya.
“Bukan gedung tinggi yang menjadi kekuatan PPU, tapi manusia-manusia sehat di dalamnya. Program ini adalah langkah awal menuju cita-cita itu,” tutup Ariyani. (adv/kominfoppu)