Lingkaranberita.com, Penajam – Pasca Idulfitri 1446 H, Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) segera mengaktifkan kembali seluruh layanan kesehatan untuk memastikan ketersediaan layanan medis pasca-libur panjang.
Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr. Jansje Grace Makisurat, mengungkapkan bahwa seluruh Puskesmas telah beroperasi penuh sejak hari pertama kerja setelah cuti bersama Lebaran. Petugas kesehatan diinstruksikan untuk siaga melayani masyarakat, terutama dalam menghadapi lonjakan kasus penyakit tertentu yang kerap muncul usai Lebaran.
Antisipasi Penyakit Musiman dan Penguatan Layanan Dasar
Dinas Kesehatan PPU mencermati bahwa pola konsumsi tidak teratur selama liburan, mobilitas masyarakat yang tinggi, dan perubahan cuaca turut meningkatkan risiko penyakit musiman. Untuk itu, pengawasan dan penanganan dini terhadap gejala penyakit akan diperkuat di tingkat Puskesmas dan Posyandu.
Selain penanganan penyakit infeksi, Dinas Kesehatan juga mengintensifkan kembali Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu. Program ini menjadi upaya preventif sekaligus bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan usia harapan hidup di Kabupaten PPU.
Namun, partisipasi masyarakat terhadap program PKG masih tergolong rendah. Dari data aplikasi, tercatat hanya 263 orang yang mendaftar dan 77 orang yang hadir untuk pemeriksaan. Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr. Jansje Grace Makisurat, mengungkapkan bahwa rendahnya jumlah peserta mencerminkan masih kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. “Yang datang hanya 14 orang, ini menunjukkan masih banyak yang belum memanfaatkan layanan yang disediakan,” ujarnya.
Cegah Malaria di Kawasan IKN dan Wilayah Endemis
Salah satu fokus prioritas lain adalah pengendalian malaria, khususnya di wilayah Kecamatan Sepaku yang menjadi lokasi strategis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam upaya pencegahan, Dinas Kesehatan telah menyalurkan 140.000 kelambu berinsektisida pada Februari 2025. Langkah ini difokuskan pada area padat pekerja konstruksi dan komunitas sekitar yang rentan tertular.
Kelambu yang dibagikan merupakan jenis Long-Lasting Insecticidal Nets (LLINs) yang efektif menangkal nyamuk pembawa parasit malaria hingga tiga tahun pemakaian.
Komitmen Jangka Panjang: Kesehatan sebagai Pilar Pembangunan
dr. Jansje Grace Makisurat menekankan bahwa pelayanan kesehatan yang tanggap dan berkualitas merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang produktif. Seiring dengan pesatnya pembangunan di Kabupaten PPU, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan infrastruktur kesehatan dan kualitas SDM tenaga medis.
“Kesehatan bukan hanya urusan rumah sakit atau Puskesmas. Ini tentang ketahanan daerah. Jika masyarakat sehat, ekonomi tumbuh, pendidikan berjalan, dan pembangunan tidak terganggu,” pungkasnya.
Tentang Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara
Dinas Kesehatan Kabupaten PPU adalah instansi yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kebijakan di bidang kesehatan. Visi utama Dinas adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Dinas Kesehatan PPU berupaya memastikan bahwa masyarakat tetap sehat dan produktif, mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Adv/kominfoppu)