Lingkaranberita.com, Surabaya – Pelatihan Kepemimpinan AMKI Muda Jawa Timur sukses digelar pada Sabtu dan Minggu, 15–16 Maret 2025, di Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka di wilayah Surabaya, antara lain Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Perbanas Institute, dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Pelatihan yang mengangkat tema pengembangan kapasitas kepemimpinan mahasiswa ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan strategis dan wawasan kepemimpinan, baik di lingkungan akademik maupun sosial kemasyarakatan. Salah satu narasumber utama dalam kegiatan tersebut adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (Unisma), Dr. Kukuh Santoso, M.Pd.I.
Dalam sesi materinya yang berjudul “Kepemimpinan dalam Perspektif Islam”, Dr. Kukuh menyampaikan pentingnya nilai spiritual, integritas, dan tanggung jawab sosial sebagai landasan utama dalam membentuk karakter pemimpin. Ia juga menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu membawa nilai-nilai keislaman ke ruang publik secara bijak dan konstruktif.
“Seorang pemimpin dalam Islam tidak hanya harus cerdas, tetapi juga amanah dan adil. Kepemimpinan dimulai dari diri sendiri—dari akhlak, sikap, hingga cara mengambil keputusan,” terang Dr. Kukuh di hadapan para peserta.
Selain Dr. Kukuh, pelatihan juga menghadirkan sejumlah pemateri dari kalangan profesional dan akademisi yang membawakan topik terkait kepemimpinan tim, manajemen organisasi, hingga pengembangan diri. Seluruh sesi berlangsung interaktif, dengan diskusi yang menggugah antusiasme peserta.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi lintas kampus. Para peserta memanfaatkan momen ini untuk membangun jejaring mahasiswa yang memiliki semangat kepemimpinan dan kontribusi terhadap masyarakat.
Koordinator pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan ini akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai upaya mencetak pemimpin muda yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat.
Dengan keterlibatan dosen Unisma sebagai narasumber, kegiatan ini menjadi bukti sinergi antarperguruan tinggi dalam membangun karakter kepemimpinan generasi muda, khususnya di lingkungan kampus. (*adv)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id