Lingkaranberita.com, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) intensif memantau arus balik pascalebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, dengan titik penyeberangan seperti Pelabuhan Penajam dan pelabuhan rakyat masih ramai dipadati pemudik. Meskipun puncak arus mudik telah lewat, lonjakan volume penumpang dan kendaraan masih terus berlangsung hingga pertengahan pekan ini.
Peningkatan Arus Balik Terpantau di Pelabuhan Penajam dan Titik Lain
Kepala Dishub PPU, Alimuddin, mengungkapkan bahwa meskipun puncak mudik telah berakhir, arus balik terus mengalami lonjakan. “Sejak H+2 Lebaran, kami mencatatkan peningkatan jumlah kendaraan roda dua dan empat yang hendak kembali ke Balikpapan dan daerah lain. Pelabuhan Penajam menjadi titik utama yang mengalami mobilitas tinggi,” ungkap Alimuddin, Senin (8/4/2025).
Peningkatan Frekuensi Penyeberangan
Sebagai upaya memastikan kelancaran arus balik, Dishub PPU telah menurunkan petugas di lapangan untuk mengatur lalu lintas serta mengawasi keselamatan penumpang di area pelabuhan. Dishub juga berkoordinasi dengan operator kapal feri dan instansi terkait seperti Polres PPU dan Dinas Kesehatan untuk meningkatkan frekuensi penyeberangan. “Kami telah meminta operator kapal untuk menambah frekuensi penyeberangan sesuai kebutuhan. Kapal feri saat ini rata-rata mengangkut hingga 30 kendaraan dan ratusan penumpang per trip,” jelas Alimuddin.
Lonjakan Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Penajam
Data yang dihimpun Dishub PPU mencatatkan lebih dari 4.500 penumpang dan 1.200 kendaraan menyeberang dari Pelabuhan Penajam menuju Pelabuhan Kariangau, Balikpapan, sejak H+1 hingga H+3 Lebaran. Jumlah ini diperkirakan masih akan terus meningkat hingga pertengahan pekan mendatang.
Pengawasan di Pelabuhan Rakyat
Selain memantau pelabuhan utama, Dishub juga memperhatikan titik penyeberangan alternatif di pelabuhan rakyat Kecamatan Babulu dan Waru. Meskipun kapasitas pelabuhan tersebut lebih kecil, namun cukup banyak masyarakat yang menggunakan speedboat atau kapal klotok untuk mobilitas lokal. “Kami tetap melakukan pemantauan di pelabuhan rakyat, meski lebih kecil kapasitasnya, karena cukup banyak yang menggunakan kapal kecil untuk perjalanan lokal,” tambah Alimuddin.
Imbauan untuk Pengguna Jasa Penyeberangan
Alimuddin mengimbau para pengguna jasa penyeberangan untuk mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan muatan, dan memperhatikan cuaca sebelum berangkat. “Kami juga terus memantau kondisi cuaca dan gelombang laut agar perjalanan tetap aman,” ujarnya.
Dengan pemantauan yang ketat dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, Dishub PPU berupaya memastikan bahwa arus balik Lebaran tahun ini berjalan dengan lancar dan aman, meskipun terjadi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan di titik penyeberangan.(adv/kominfoppu)