Lingkaranberita.com, Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tetap berkomitmen untuk menjaga kelangsungan layanan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran pada tahun 2025. Kepala DLH PPU, Safwana, menegaskan bahwa meskipun ada pengurangan anggaran, upaya untuk memastikan pelayanan publik yang prima tetap menjadi prioritas, termasuk dalam hal pengadaan armada pengangkut sampah.
Efisiensi Anggaran Berdampak pada Pengadaan Armada
Safwana mengungkapkan bahwa pengurangan anggaran yang diberlakukan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mempengaruhi rencana pengadaan armada pengangkut sampah. “Efisiensi anggaran ini berlaku untuk semua OPD, termasuk DLH. Tentu saja, ini berdampak pada pengadaan armada pengangkut sampah,” ujar Safwana.
Namun demikian, meski terdapat pengurangan anggaran, ia memastikan bahwa pengadaan armada tetap berlangsung bertahap. “Tahun ini kami masih memiliki satu unit armada yang sedang dalam proses pengadaan. Tahun lalu, kami berhasil menambah dua unit armada. Kami berencana minimal ada satu penambahan armada setiap tahun untuk menunjang operasional kami,” tambahnya.
Tantangan Distribusi Armada dan Beban Kerja Petugas
Keterbatasan jumlah armada yang ada kini menjadi tantangan dalam distribusi kerja yang efektif. Saat ini, hanya 17 unit armada yang masih layak pakai dari total yang ada. “Sering kali, satu tim harus mengambil sampah hingga tiga kali dalam satu hari karena kekurangan armada. Jika armada kami cukup, distribusi kerja akan lebih efisien dan petugas tidak terlalu kelelahan,” jelas Safwana.
Dia juga menyoroti wilayah Sepaku sebagai daerah dengan tantangan lebih besar karena jaraknya yang jauh dan cakupan wilayah yang luas. “Alhamdulillah, petugas kami sudah mulai bekerja sejak pukul enam pagi, khususnya di Sepaku. Mereka sudah standby di lokasi karena tuntutan operasional mengharuskan demikian,” tambahnya.
Tidak Ada Penambahan Personel Tahun Ini
Safwana juga mengonfirmasi bahwa tidak ada penambahan personel di tahun 2025. “Jumlah personel kami tetap seperti tahun sebelumnya, dan kami akan tetap menjalankan operasional dengan sumber daya manusia yang ada,” katanya. Oleh karena itu, penting bagi DLH PPU untuk memaksimalkan kinerja dengan jumlah petugas yang terbatas.
Komitmen DLH PPU untuk Menjaga Kualitas Layanan
Meski anggaran terbatas, Safwana menegaskan bahwa DLH PPU tetap berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. “Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan publik. Dengan perencanaan yang matang, kami akan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Safwana.
DLH PPU berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. “Mari bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, meskipun kita dihadapkan pada tantangan anggaran,” tutup Safwana.
Dengan semangat gotong royong dan pendekatan adaptif, DLH PPU bertekad untuk terus memberikan layanan pengelolaan sampah yang optimal bagi masyarakat Penajam Paser Utara, meskipun dengan keterbatasan anggaran yang ada.(adv/kominfoppu)